SuryaMalang/
Home »

Sport

» MotoGP

MotoGP

Keberadaan Umbrella Girl di MotoGP Terancam, Mau Dihapus?

Keberadaan gadis-gadis cantik di MotoGP atau yang biasa kita kenal sebagai umbrela girl terancam.

Keberadaan Umbrella Girl di MotoGP Terancam, Mau Dihapus?
umbrellagirlsworld.blogspot.com
Umbrella Girl yang menemani Valentino Rossi. Identik dengan cewek seksi. 

SURYAMALANG.com - Keberadaan gadis-gadis cantik di MotoGP atau yang biasa kita kenal sebagai umbrela girl terancam.

Itu karena muncul desakan dari partai politik asal Spanyol, Iniciativa per Catalunya Verds (ICV).

Melansir dari Motorsport, partai politik itu mendesak pemerintah untuk menghapus keberadaan wanita cantik yang kerap disapa grid girl atau umbrella girl di MotoGP Spanyol saja.

Alasan penghapusan itu karena wanita selalu menjadi objek seksual, khususnya di ajang GP Spanyol.

ICV bahkan dikabarkan sudah melayangkan surat ke Dewan Kota di Montmelo, Spanyol, agar Sirkuit Catalunya bersih dari pemandangan wanita-wanita berbusana mini yang kerap memayungi pebalap.

"Peran grid girl di Sirkuit Catalunya sudah tidak sesuai dengan abad 21, dari masyarakat yang bertujuan modern dan egaliter.

Apakah yang dilakukan mereka (grid gril) adalah mengincar dan mewariskan wanita dengan peran di mana mereka menjadi objek sederhana dan ornamen situasi?" ucap Jordi Minalis, juru bicara ICV kepada stasiun radio Caden Ser Catalunya yang dikutip Motorsport.

Nah, isu ini semula untuk Spanyol saja. Tapi, belakangan muncul gerakan-gerakan serupa untuk menghapus umbrella Girl dari MotoGP.

Sebelumnya juga ada organisasi feminis Ganamos Jerez yang mengajukan proposal keberatan atas eksploitasi tubuh wanita di dunia olah raga.

Menurut organisasi ini, kehadiran para umbrella girl di MotoGP hanya menjadi tontonan keindahan tubuh dan tidak ada hubungannya dengan olah raga. 

ICV memberikan masukan pada pihak penyelenggara MotoGP agar peran wanita seksi di gantikan oleh grid boy. Salah satunya seperti yang memayungi pebalap saat bersiap melakukan start.

Tidak bisa dipungkiri, peran wanita cantik yang konon tampil dengan busana mini di ajang balap dunia memang menjadi salah satu pemanis di tengah panasnya cuaca atau pertarungan antar pebalap.

Hal ini pun sudah menjadi tradisi di arena balap sejak era 1960. Lalu bagaimana dengan sekarang?

Penulis: Adrianus Adhi
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help