SuryaMalang/

Malang Raya

Gerakan Malang Sejuta Kopi, Simak Ide Kota Malang jadi Destinasi Wisata Ngopi Ini

Kota Malang bisa menjadi jujugan wisata ngopi. Apalagi jika ditopang dengan keberadaan kopi Malangan, yakni kopi yang diproduksi dari Kabupaten Malang

Gerakan Malang Sejuta Kopi, Simak Ide Kota Malang jadi Destinasi Wisata Ngopi Ini
dailycoffeenews.com
Ilustrasi kopi 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Gerakan Malang Sejuta Kopi memimpikan Kota Malang sebagai lokasi destinasi wisata kuliner ngopi.Kota Malang juga memiliki ratusan kedai kopi.

Kota Malang bisa menjadi jujugan wisata ngopi. Apalagi jika ditopang dengan keberadaan kopi Malangan, yakni kopi yang diproduksi dari Kabupaten Malang. Karena itulah, Malang Sejuta Kopi menggelar kegiatan 'Jagongan Ngipok' di Riche Heritage Hotel, Jumat (19/5/2017) malam.

"Harapan kami bagaimana kopi asli Malang ini diketahui secara luas oleh masyarakat. Kopi Malang diproduksi di Kabupaten Malang, yang bisa dijual di kedai kopi di Kota Malang. Ketika jalinan ini ada, diharapkan juga memutus panjangnya mata rantai penjualan kopi. Jadi bagaimana petani kopi bisa langsung menjual kopi ke kedai kopi," ujar Inisiator Malang Sejuta Kopi, Budiarto kepada SURYAMALANG.COM.

Karenanya dalam acara 'Jagongan Ngipok' itu, pengunjung diajak mengenal aneka macam kopi yang diproduksi di Malang. Terdapat 12 jenis kopi berdasarkan lokasi penanaman.

Kopi yang ditampilkan merupakan kopi jenis robusta dan arabica yang ditanam antara lain di Dampit, Tirtoyudo, Ampelgading, juga Karangploso.

Budi menegaskan, ketika nanti sudah terjalin rantai jual beli antara petani dan pemilik kedai, pemilik kedai kopi 'wajib' mengedukasi peminum kopi. Edukasi itu antara lain meliputi bagaimana tips sehat minum kopi, juga mengenalkan kopi yang dipakainya kepada peminum kopi.

"Edukasi itu antara lain mengenalkan kepada peminum kopi di mana kopi yang diminumnya ditanam, bagaimana mengolahnya. Juga termasuk edukasi bagaimana cara benar dan sehat minum kopi," tegas Budi.

Sedangkan Nando dari Jaringan Warkop Nusantara sekaligus pengamat wisata di Kota Malang menegaskan, Kota Malang layak menjadi kawasan wisata kuliner ngopi.

"Karena Malang, khususnya Kabupaten Malang memiliki sejarah perkebunan kopi yang panjang. Sedangkan kedainya tumbuh di Kota Malang. Jadi kenapa tidak menggabungkan ini, dan menjadikan Kota Malang sebagai destinasi wisata kuliner khususnya kopi," tegas Nando.

Karenanya Nando dan para pegiat wisata kopi di Kota Malang mengkampanyekan tagline 'kopi digiling, bukan digunting'. Kampanye ini untuk menyosialisasikan minum kopi asli produksi petani, dan bukan sekadar minum kopi kemasan.

Sedangkan Febi Damayanti dari Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Malang mengakui budaya ngopi dan tumbuhnya kedai kopi bisa menjadi destinasi wisata di Kota Malang. "Bagaimana mengemas dan menjadikan ngopi ini menjadi destinasi wisata di Kota Malang," ujarnya.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help