SuryaMalang/

Malang Raya

Jelang Lebaran, Reklame di Lawang, Singosari dan Karangploso Akan Dibersihkan

Kawasan Lawang dan Singosari menjadi pintu masuk kendaraan dari arah Surabaya ke Kota Malang. Sementara Karangploso menjadi jalur masuk ke Kota Batu

Jelang Lebaran, Reklame di Lawang, Singosari dan Karangploso Akan Dibersihkan
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Menjelang Ramadan dan musim mudik, Badan Pendapatan Daerah Pemkab Malang akan membersihkan sejumlah reklame yang melanggar peraturan di sepanjang jalan di Kecamatan Singosari, Lawang dan Karangploso.

Reklame yang tidak sesuai ketentuan itu banyak berada di pinggir jalan sehingga menimbulkan kesan tidak teratur.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Pemkab Malang, Didik Budi Mulyono, menyadari jalanan utama yang menjadi wajah Kabupaten Malang itu harus bersih karena akan dilewati banyak pemudik.

Kawasan Lawang dan Singosari menjadi pintu masuk kendaraan dari arah Surabaya ke Kota Malang. Sementara Karangploso menjadi jalur masuk ke Kota Batu.

"Ini dilakukan dalam rangka pembinaan dan penertiban wajib pajak juga sesuai perda No 5 tahun 2011," kata Didik, Jumat (19/5/2017).

Selain reklame yang tidak berizin, petugas juga akan menertibkan reklame yang habis masanya. Reklame liar yang menghiasi jalanan di wilayah Malang utara itu banyak menempel di pohon dan sejumlah tiang listrik.

Didik juga mengatakan akibat munculnya reklame liar itu ada kerugian yang dialami Pemkab Malang. Namun Didik belum bisa menjelaskan jumlah pasti kerugiannya karena belum dihitung.

"Yang sudah berizin tapi belum bayar pajak. Termasuk yang tidak memenuhi syarat-syarat," terangnya.

Penertiban itu akan melibatkan Satpol PP, Polri, dan Dishub Kab Malang. Penertiban itu diharapkan ada efek jera agar para pemasang reklame taat pajak. Rencananya penertiban akan dilakukan Senin (22/5/2017).

"Bukan kami mencari-cari, tapi kami mendorong adanya suatu pengertian untuk memenuhi kewajiban. Toh ini juga kembali pada kepentingan masyarakat," tuturnya.

Penulis: Benni Indo
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help