SuryaMalang/

Malang Raya

Pasti Dicalonkan Kembali oleh PKB, Begini Sikap Anton pada Sinergi Enam Parpol

PKB juga masih menjajaki dengan sejumlah partai, sebelum nanti akhirnya berkoalisi.

Pasti Dicalonkan Kembali oleh PKB, Begini Sikap Anton pada Sinergi Enam Parpol
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Wali kota Malang M Anton 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Malang Moch Anton mengapresiasi perkembangan politik di Kota Malang menjelang Pilkada 2018.

Anton, yang juga Wali Kota Malang, ini mengomentari komunikasi yang dijalin oleh enam partai di Kota Malang, yang diumumkan melalui media, Kamis (18/5/2017).

"Saya melihat ini salah satu perkembangan politik di Kota Malang, mengingat bulan sembilan nanti (September) nanti sudah dimulai tahapan Pilkada di Kota Malang," ujar Anton kepada Surya, Jumat (19/5/2017).

Menurutnya, jalinan komunikasi oleh enam parpol itu belum sebagai bentuk koalisi. 'Masih penjajakan visi dan misi, menurut saya," ujarnya.

Hal ini, lanjutnya, juga sama dilakukan oleh PKB. PKB juga masih menjajaki dengan sejumlah partai, sebelum nanti akhirnya berkoalisi.

DPC PKB Kota Malang secara resmi mencalonkan kembali Anton untuk maju dalam Pilkada 2018. Namun PKB belum menentukan siapa yang akan dipasangkan dengan Anton sebagai bakal calon wakil wali kota.

Partai ini juga membutuhkan koalisi karena tidak memiliki cukup kursi di gedung dewan sebagai syarat untuk mencalonkan sendiri kepala daerah.

Parpol yang bisa mengusung calon tanpa berkoalisi, minimal harus memiliki sembilan kursi di DPRD Kota Malang. Sedangkan PKB hanya memiliki enam kursi di gedung parlemen.

Sedangkan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Malang Bambang Sumarto mengatakan Golkar belum menentukan siapa yang bakal dicalonkan sebagai bakal kepala daerah di Pilkada Kota Malang.

"Kalau ngomongkan strategi sudah, tetapi calon belum. Semua yang nama-namanya muncul di permukaan, saya kira bisa disurvei untuk diajukan," ujar Bambang.

Seperti halnya PKB, Golkar juga tidak bisa mengusung calon tanpa berkoalisi karena jumlah kursi di gedung dewan hanya lima kursi.

Sebelumnya, enam parpol menyatakan menjalin komunikasi kekeluargaan menjelang Pilkada Kota Malang 2018. Keenamnya adalah Gerindra, Nasdem, Demokrat, PPP, PKS, dan PAN. Keenam parpol ini jika bergabung memiliki 20 kursi.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help