SuryaMalang/

Malang Raya

Perilaku PNS Asal Pasuruan Ini Tak Patut Ditiru, Pakai Kendaraan Dinas Tapi . . .

Razia ini membuat pengunjung dan pemandu karaoke kelabakan. Ada pengunjung yang sempat protes dan minta tim gabungan keluar.

Perilaku PNS Asal Pasuruan Ini Tak Patut Ditiru, Pakai Kendaraan Dinas Tapi . . .
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Tes urine untuk pengunjung tempat hiburan malam di Kabupaten Malang, Jumat (19/5/2017). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN – Tim gabungan menggelar razia di enam tempat hiburan malam dan karaoke di Kabupaten Malang, Jumat (19/5/2017). Razia yang melibatkan polisi, Pom TNI, Satpol PP, dan BNN kabupaten Malang ini untuk cipta kondisi menjelang Ramadhan.

Razia ini membuat pengunjung dan pemandu karaoke kelabakan. Ada pengunjung yang sempat protes dan minta tim gabungan keluar.

“Kami sempat terkejut kok tiba-tiba ada polisi dan masuk ke ruang karaoke,” tutur Utari, seorang pengunjung karaoke di Kepanjen.

Sementara itu, Kasatreskoba Polres Malang yang memimpin operasi, AKP Syamsul Hidayat menjelaskan razia ini digelar di Kepanjen, Karangploso, dan Lawang. Petugas tidak menemukan satu pun pengguna narkoba

Namun, petugas menyita sejumlah minuman keras (miras) dari tempat hiburan malam karena tidak memiliki izin menjual miras.

“Kami sita mirasnya. Satpol PP yang menindaklanjuti izin tempat hiburan dan karaokenya, termasuk mendata pengunjung berstatus PNS dari Kabupaten Pasuruan yang membawa mobil dinas,” kata Syamsul Hidayat kepada SURYAMALANG.COM.

Menurutnya, tim gabungan juga memberi pembinaan kepada pengunjung dan pemandu karaoke serta pemilik tempat hiburan agar menjauhi narkoba. Tim gabungan juga minta tempat hiburan malam bisa menyesuaikan jam operasional selama Ramadhan.

“Kami juga mengimbau tempat hiburan malam dan karaoke menciptakan kondisi aman serta menghormati umat muslim selama Ramadhan,” ucap Syamsul Hidayat.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help