SuryaMalang/

Malang Raya

Seminggu Tak Pulang, Ibu Tua Ini Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan

Korban diperkirakan sudah sekitar seminggu meninggal di pekarangan bambu (Barongan), sekitar 200 meter dari bendung atau dam Sungai Amprong.

Seminggu Tak Pulang, Ibu Tua Ini Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan
Google
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Warga sekitar sungai Amprong Kedungkandang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang diketahui bernama Warsini, Jumat (19/5/2017) petang .

Warsini tercatat sebagai warga jalan M Sungkono Gang 4 RT 04 RW 02 Kelurahan Buring, Kedung Kandang, Kota Malang. Kondisinya sudah membusuk saat ditemukan.

Korban diperkirakan sudah sekitar seminggu meninggal di perkarangan bambu (Barongan) yang berjarak hampir 200 meter dari bendung atau dam Sungai Amprong.

Jajaran Polsek Kedungkandang yang mendapatkan laporan, langsung mendatangi tempat kejadian perkara penemuan mayat. Kondisi jenazah sudah banyak dikerumuni belatung dan kulitnya menghitam.

Wakapolsek Kedungkandang AKP Heri Wahyu mengatakan, jika melihat melihat kondisi mayat yang sudah rusak diperkirakan sudah seminggu lalu sejak kematiannya. Dari ciri-ciri yang dihimpun, perempuan itu berusia sekitar 70 tahun.

"Mayat perempuan tersebut juga diketahui membawa dompet berisi Nota-nota penagihan dan tanpa meninggalkan identitas," ungkapnya.

Seorang saksi mata yang tidak ingin disebutkan identitasnya mengatakan, dirinya bersama suaminya menemukan mayat perempuan itu ketika akan mencari enceng gondok dan melihat anggota tubuh yang dikira ular.

‘’Memang ada bau menyengat, ketika didekati awalnya kayak ular, dan setelah saya dekati lagi ternyata paha orang. Saya berbegas meninggalkannya untuk meminta tolong ke warga sekitar,’’ katanya.

Warga sekitar kemudian mengecek keberadaan mayat perempuan tersebut. Namun salah satu warga Kelurahan Buring bernam H. Iskhak (50) malah histeris setelah melihat mayat perempuan tersebut, pasalnya mayat perempuan tersebut di yakini adalah ibu nya.

"Ibu saya sudah satu minggu tidak pulang, saya yakin seyakinnya mayat itu ibu saya, dilihat dari nota-nota tersebut," ujarnya sambil tersedu-sedu menurut keterangan saksi, Jumat (19/5/2017).

Kepolisian dibantu tim relawan segera mengevakuasi jenazah. Saat ini tim sedang melakukan oleh TKP dan pendalaman informasi untuk mengetahui penyebab kematian.

Penulis: Benni Indo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help