SuryaMalang/

Malang Raya

Wali Kota Malang Larang Tempat Hiburan Malam Buka Selama Ramadan

"Draf Perwal sedang dibahas. Pada prinsipnya tempat hiburan malam harus tutup selama Ramadan, sama kayak tahun kemarin," ujar Wali Kota Malang M Anton

Wali Kota Malang Larang Tempat Hiburan Malam Buka Selama Ramadan
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Wali kota Malang, M Anton 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pemerintah Kota Malang melarang beroperasinya tempat hiburan malam selama Bulan Ramadan. Pelarangan beroperasinya tempat hiburan malam ini nantinya akan segera diatur melalui peraturan wali kota.

"Draf Perwal sedang dibahas. Pada prinsipnya tempat hiburan malam harus tutup selama Ramadan, sama kayak tahun kemarin," ujar Wali Kota Malang M Anton, Sabtu (20/5/2017).

Selain adanya penutupan tempat hiburan malam, Pemkot Malang juga mengatur tentang peredaran dan penjualan petasan.

Pembahasan tentang penutupan tempat hiburan malam dan petasan itu dilakukan dalam rapat koordinasi antara kepala daerah dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Balai Kota Malang.

Anton menegaskan juga adanya pengaturan pasar takjil di Jl Soekarno Hatta.

Kepada OPD terkait, ia meminta supaya pelaksanaan pasar takjil di jalan itu tidak menimbulkan kemacetan. Jalan tersebut memang jalan milik provinsi.

Namun ketika pasar takjil digelar, pihak Pemkot Malang yang mendapatkan komplain dari masyarakat karena kemacetan yang terjadi di kawasan tersebut.

"Dan sebelumnya ada logo Pemkot di situ, padahal tidak pernah koordinasi sama Pemkot untuk memakainya. Karenanya untuk tahun ini, saya minta ini diatur. Harus ada koordinasi terutama untuk retribusi kebersihan, mengingat kalau ada acara itu pasti taman rusak dan sampah berserakan," tegas Anton.

Dan ia menegaskan, tidak adanya penutupan satu jalur di jalan tersebut karena dipakainya jalan itu untuk pasar takjil.

"Selama ini kan satu jalur ditutup, akhirnya menimbulkan kemacetan dan komplainnya ke Pemkot, meski itu jalan provinsi. Saya minta kepada SKPD terkait untuk mengkoordinasikan ini dan mengaturnya," imbuh Anton.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help