SuryaMalang/

Travelling

Pramugari Pakai Bikini, Maskapai Ini Jadi Sorotan di Bursa Internasional

VietJet selama ini dikenal dengan metode pemasarannya yang menarik, yakni para pramugarinya mengenakan bikini dalam suatu waktu.

Pramugari Pakai Bikini, Maskapai Ini Jadi Sorotan di Bursa Internasional
VietJet Air
Pramugari VietJet Air berpose dengan bikini yang menjadi seragam dinas mereka. 

SURYAMALANG.COM - Maskapai penerbangan murah asal Vietnam, VietJet Aviation Joint Stock Co, dikabarkan tengah dalam pembicaraan untuk melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) di bursa saham di luar Vietnam.

VietJet saat ini menguasai hampir separuh pasar penerbangan domestik Vietnam. Kalau rencana itu terwujud, VietJet akan menjadi perusahaan Vietnam pertama yang melantai di bursa internasional.

"Kami telah didekati oleh beberapa bursa saham asing, termasuk London, Hong Kong, dan Singapura yang menyatakan minat mereka terhadap saham kami," ujar pendiri dan CEO VietJet Nguyen Thi Phuong Thao seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (29/5/2017).

Ia pun menyatakan bakal bertemu dengan petinggi bursa saham New York pada pekan ini. Rencana VietJet melantai di bursa saham asing sejalan dengan pelonggaran aturan yang diterapkan pemerintah Vietnam untuk mengizinkan lebih banyak investasi asing masuk ke negara itu.

VietJet selama ini dikenal dengan metode pemasarannya yang menarik, yakni para pramugarinya mengenakan bikini dalam suatu waktu.

VietJet pada April 2017 lalu telah memperoleh izin dari pemegang saham untuk meningkatkan batas kepemilikan asing dari 30 persen menjadi 49 persen. Namun,peningkatan kepemilikan asing VietJet pun harus memperoleh persetujuan dari Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc.

Pasalnya, industri penerbangan Vietnam dianggap terbatas, di mana saat ini kepemilikan asing dibatasi pada 30 persen.

Sejak melantai di bursa Vietnam tiga bulan lalu, saham VietJet sudah menguat 50 persen.

"Kami tidak ingin menyembunyikan harapan kami untuk menjadi perusahaan Vietnam pertama yang mencatatkan saham di bursa asing," ujar Nguyen Thi Phuong Thao.

Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help