SuryaMalang/

Malang Raya

Bagi Emak-emak Kota Malang yang Ingin Penghasilan Tambahan, Simak Tips dari Dosen UMM Ini

Menggunakan aquaverticulture, pemberian pakan lebih hemat. Cukup dengan perbandingan satu pakan untuk lima ikan.

Bagi Emak-emak Kota Malang yang Ingin Penghasilan Tambahan, Simak Tips dari Dosen UMM Ini
SURYAMALANG.COM/Neneng Uswatun Hasanah
Dosen UMM menunjukkan aquaverticulture yang akan diajarkan kepada warga di Jalan Sulfat, Kota Malang, Minggu (4/6/2017). 

SURYAMALANG.COM, BLIMBING - Aquaverticulture masih asing di telinga orang awam. Metode itu dilakukan dengan menggabungkan dua sistem budidaya, yaitu hidroponik dan aquaculture.

Tiga dosen Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengembangkan Aquaverticulture untuk peningkatan produktivitas ibu rumah tangga.

“sekarang lahan pertanian dan kolam budidaya ikan mulai menipis karena tergantikan oleh bangunan. Mengadopsi metode urban farming, lahan sempit di depan rumah bisa disulap menjadi lahan pertanian dan perikanan dengan bentuk vertikal,” jelas Erfan Dani Septia SP MP MSc kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (4/6/2017).

Cara kerjanya, gas amonia yang dihasilkan ikan pada aquarium di bagian bawah akan mengalir secara statis ke atas. Amonia itu menjadi suplai nitrogen pada tanaman yang ditanam pada pipa-pipa secara vertikal.

“Hasil dari tanaman juga menjadi nutrisi bagi ikan di bawah. Sehingga menjadi simbiosis mutualisme antara tanaman dan ikan,” jelas pria yang akrab disapa Dani itu.

Menggunakan aquaverticulture, pemberian pakan lebih hemat. Cukup dengan perbandingan satu pakan untuk lima ikan. Ikan yang bisa dibudidayakan pun beragam, mulai ikan lele sampai udang.

“Tanaman yang bisa ditanam adalah tanaman sayur yang tidak berbatang, misalnya kangkung dan sawi,” jelasnya.

sekali panen dalam satu instalasi aquaverticulture bisa menghasilkan 50 batang sayur dan 20 ekor ikan.

“Panennya lebih cepat dan hamanya pun nyaris tidak ada karena mampu terkontrol,” tambahnya.

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help