SuryaMalang/

Gresik

Gadis di Bawah Umur Ini Hebohkan Kota Santri Gresik dengan Sexy Dancer, Lihat yang Didapatnya

Kegiatan itu sangat menghebohkan masyarakat Gresik. Sebab, dalam acara itu para penari sexy dancer diduga dengan sengaja mempertontonkan

Gadis di Bawah Umur Ini Hebohkan Kota Santri Gresik dengan Sexy Dancer, Lihat yang Didapatnya
SURYAMALANG.COM/Sugiyono
Sidang perdana kasus sexy dancer di GJS melibatkan seorang anak. Sidang dilaksanakan secara tertutup, Selasa (13/6/2017). 

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Kasus sexy Dancer di Stadion Gelora Joko Samudra (GJS), Jl Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas terus berlanjut. Kasus yang sempt menghebohkan kota santri itu kini memasuki babak baru.

Kasus itu mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Gresik, Selasa (13/6/2017).

Jaksa Lila Yurifa Prihasti mengatakan bahwa kasus sexy dancer dibagi menjadi dua. Alasan memisah berkas perkara menjadi dua karena salah satu penari dancer masih usia anak-anak, kurang dari 18 tahun dan dua penari lainnya sudah dewasa.

“Kasusnya dibagi dua. Sehingga sidangnya terpisah,” kata Lila saat di Pengadilan Negeri Gresik

Sidang perdana digelar secara tertutup, dipimpin hakim tunggal Bayu Soho Rahardjo.

Terdakwa pelaku sexy dancer anak didampingi kuasa hukum dari Pos bantuan hukum Al Bannaa  dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Gresik.

“Sidang masih berlangsung. Belum bisa memberikan keterangan,” kata Rizal Hariyadi Posbakum Al Banna  PN Gresik.

Kasus ini bermula dari kegiatan yang digelar sebuah klub motor di Stadion Gelora Joko Samudro (GJS) pada hari Santri Nasional 22 Oktober 2016.

Kegiatan itu sangat menghebohkan masyarakat Gresik. Sebab, dalam acara itu para penari sexy dancer diduga dengan sengaja mempertontonkan kegiatan tarian striptis dengan busana ketat dan sexy.

Penulis: Sugiyono
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help