SuryaMalang/

Madura United

Ternyata Ini Kunci Kegesitan Gelandan Madura United Slamet Nurcahyo saat Ramadan

Justru pemain nomor punggung 10 ini menjadikan puasa sebagai ladang untuk mencari pahala.

Ternyata Ini Kunci Kegesitan Gelandan Madura United Slamet Nurcahyo saat Ramadan
SURYAMALANG.COM/David Yohanes

SURYAMALANG.COM, BANGKALAN - Kelincahan dan olahan operan bola yang akurat menjadi salah satu ciri permainan yang melekat pada diri Slamet Nurcahyo.

Kegesitan di lapangan itu telah mengantarkannya meraih prestasi sebagai pemain terbaik di APPI dan beberapa prestasi lainnya,

Di balik penampilannya yang menawan di lapangan, playmaker Madura United ini mengunngkap apa kunci  permainannya khususnya di masa bulan puasa ini

Slamet menyatakan jika sejatinya dirinya tak memiliki latihan khusus ataupun persiapan khusus saat hendak berlaga.

Pemain asal Jember ini hanya mengaku, apapun yang dilakukannya berasal dari hati, sehingga hasilnya juga memuaskan hati.

"Jujur saya tidak ada rahasia apa-apa, semua yang saya kerjakan itu dengan senang hati, dan Alhamdullilah hasilnya baik," kata Slamet Nurcahyo, Jumat (16/6/2017).

Hal ini tak ubahnya seperti saat dia menjalani puasa meski ada pertandingan, menurutnya puasa bukan alasan dirinya tak bisa tampil maksimal. Justru pemain nomor punggung 10 ini menjadikan puasa sebagai ladang untuk mencari pahala.

"Yang pasti puasa jangan dijadikan beban agar apa yang kita lakukan berjalan lancar," ujarnya.

Slamet mengaku, selama menjalani puasa, dirinya jarang pulang dan berkumpul bersama istri dan anaknya, sehingga hal ini membuatnya rindu dengan keluarga kecilnya.

"Saya jarang pulang karena jadwal yang padat, seringnya berbuka di Mess jadinya kangen juga dengan keluarga," tutur Slamet.

Kondisi ini membuat mantan pemain Timnas tahun 2012 ini rindu dengan masakan sang istri, Ayu Trisna Eka Nola Putri.

Dirinya mengaku sangat rindu masakan nasi goreng Ayu Trisna yang diyakini memiliki rasa paling enak dibanding nasi goreng ditempat lain.

"Masakan istri yang paling saya rindukan itu nasi gorengnya, dan kalau es buatan istri itu, es kacang hijaunya. Tidak tahu kenapa beda saja rasanya, mungkin dibuat dengan cinta," jelas Slamet sambil tertawa.

Untuk itu, mendekati libur lebaran yang tinggal beberapa hari lagi, Slamet mengaku sudah tak sabar ingin bertemu dengan istri dan anaknya.

Mantan pemain Semen Padang ini mengaku setibanya dirumah, dirinya akan meminta sang istri untuk membuatkan nasi goreng dan es kacang hijau kesukaanya yang tak bisa ditemui sewaktu dia berbuka di mess Madura United.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help