SuryaMalang/

Sumenep

Penampakan Bayangan Hitam Bikin Sumenep Gempar, Satu Orang Akhirnya Tewas

Penampakan bayangan hitam di Pos Ronda Bikin warga Sumenep Gempar, Seorang Tewas

Penampakan Bayangan Hitam Bikin Sumenep Gempar, Satu Orang Akhirnya Tewas
Facebook
Ilustrasi 

SURYAMALANG.com - Wahyu Andriyadi (25), warga Dusun Galis, Desa Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, akhirnya harus meregang nyawa.

Itu terjadi setelah cekcok, lalu berakhir carok dengan pelaku As’ad Riyadi (35), tetangga dan teman korban yang sama-sama sebagai petugas ronda, Minggu (18/6/2017).

Peristiwa tragis itu berawal ketika As'ad Riyadi yang bertugas sebagai penjaga keamanan lingkungan saat itu, melihat sesosok bayang seseorang berkelebat di tengah gelapnya malam di kawasan jalan protokol Sumenep - Pamekasan.

As'ad Riyadi berusaha mencari bayanga tersebut, dan akhirnya ditemukan ternyata tetangga desanya, Wahyu Andriyadi.

Karena sudah diketahui bahwa seseorang tersebut adalah tetangganya, As Ad kembali lagi ke pos ronda.

"Namun pada saat dia akan kembali ke pos ronda, tiba-tiba di jalan setapak paving, dia justru dihadang oleh Wahyu Andriyadi, hingga kemudian timbul cek cok antara keduanya," papar Suwardi, Kasubbag Humas Polres Sumenep.

Cekcok keduanya malah semakin menjadi-jadi hingga akhirnga menjadi carok satu lawan satu.

Perkelahian dengan tangan kosong beralih dengan sanjata tajam, hingga akhirnga korban Wahyu Andriyadi tersungkur bermandikan darah setelah terkena sabetan senjata tajam jenis golok.

Korban yang tergeletak bermandikan darah, akhirnga ditolong warga dan kemudian dilarikan ke Puskesmas Pragaan untuk mendapatkan pertolongan.

Namun tak tertolong, nyawa korban melayang pada saat dirawat di puskesmas.

Sedangkan pelaku kabur, namun kemudian menyerahkan diri ke Polsek Pragaan dan diteruskan ke Mapolres Sumenep.

"Pelaku kami amankan di sel Mapolres Sumenep.

Kami juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara, dan pemeriksaan saksi untuk mengungkap persoalan sebenarnya," pungkas Suward. (*)

Penulis: Moh Rivai
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help