SuryaMalang/

Jendela Dunia

Beli Mie di Restoran, Si Pelanggan Terkejut saat Mulai Menyantapnya, Hii Seram Banget . . .

Sebuah restoran di wilayah otonomi Guangxi Zhuang, China terpaksa ditutup setelah seorang pelanggan menemukan sesuatu yang mengerikan di dalam mienya

Beli Mie di Restoran, Si Pelanggan Terkejut saat Mulai Menyantapnya, Hii Seram Banget . . .
SCMP
Ular dalam mie yang menyebabkan sebuah restoran di China harus ditutup sementara. 

SURYAMALANG.COM - Sebuah restoran di wilayah otonomi Guangxi Zhuang, China terpaksa ditutup setelah seorang pelanggan menemukan seekor ular di dalam mie pesanannya.

Perempuan yang hanya disebut bernama Wang itu mengatakan, dia membeli semangkuk mie daging siput, makanan khas daerah itu, pada akhir pekan lalu.

Setelah mendapatkan mie pesanannya, Wang kemudian membawa makanan ke kamar asramanya untuk disantap.

Namun, saat bungkus makanan itu dibuka, betapa terkejutnya Wang ketika mendapati ular ada di antara mie pesanannya.

"Saya sudah menyantap sedikit mie itu ketika saya melihat seekor ular kecil ada di atas sayuran di dalam mangkuk itu," ujar Wang.

Setelah mengambil beberapa foto ular itu, Wang langsung membuang makanan tersebut ke toilet.

Meski tak mengajukan keluhan ke pengelola restoran, Wang mengunggah foto ular dalam mie itu ke akun WeChat miliknya.

Foto itu langsung viral dan menarik perhatian otorita pengawas makanan setempat yang langsung menggelar investigasi.

Petugas kemudian menemukan bahwa tempat penyimpanan makanan di restoran itu tak higienis.

Selain itu, pemilik tak bisa menunjukkan nota-nota pembelian bahan-bahan makanan itu dari pemasoknya.

Sang pemilik restoran, yang namanya tak disebutkan, membantah mie campur ular itu berasal dari dapurnya karena tak pernah ada pelanggan yang mengajukan keluhan.

Meski demikian, pemerintah tetap meminta pengelola menutup restoran itu hingga dia meningkatkan kebersihan dan menyelesaikan renovasi bangunan itu.

Beruntung, karena kurangnya bukti yang mengaitkan restoran itu dengan mie berular tersebut membuat sang pemilik lolos dari sanksi hukum.

Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help