SuryaMalang/

Malang Raya

Hari Terakhir PPDB Offline Jalur Prestasi SMP Kota Malang Sudah Sepi, Ini Data Pendaftarnya

Tercatat jumlah pendaftar yang menyerahkan berkas prestasi selama dua hari ada 120 orang. Di hari pertama penyerahan berkas, Senin (19/6/2017) ada 85.

Hari Terakhir PPDB Offline Jalur Prestasi SMP Kota Malang Sudah Sepi, Ini Data Pendaftarnya
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Suasana hari terakhir penyerahan berkas jalur prestasi yang sudah sepi, Selasa (20/6/2017). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Hari terakhir penyerahan berkas prestasi masuk SMPN untuk PPDB jalur prestasi di aula Dindik Kota Malang sudah tak ada antrian, Selasa (20/6/2017).

Tercatat jumlah pendaftar yang menyerahkan berkas prestasi selama dua hari ada 120 orang. Di hari pertama penyerahan berkas, Senin (19/6/2017) ada 85 orang.

"Besok, Rabu (21/6/2017) akan mulai dilakukan verifikasi oleh tim," jelas Totok Kasianto, Sekretaris Dindik Kota Malang kepada SURYAMALANG.COM DI kantornya, Selasa (20/6/2017).

Tim verifikasi terdiri dari Dindik, dewan pendidikan, MKKS SMPN dan K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah).

Menurut Totok, calon siswa akan diarahkan ke SMPN pembina sesuai prestasinya. Sehingga ada yang membinanya. "Kan sayang kalau dia misalkan punya prestasi tari, tapi ke SMPN yang hanya membina sepakbola," ujar Totok. 

Dalam form pengisian prestasi, calon siswa bisa memilih dua sekolah. Namun semua masih harus menunggu rekom sekolah setelah ada hasil verifikasi.

Dari 27 SMPN di Kota Malang, masing-masing SMPN memiliki pembinaan prestasi tertentu.

Dari Juknis pedoman pelaksanaan PPDB yang dikeluarkan oleh Kadindik Kota Malang, Zubaidah, disebutkan antara lain SMPN 1 membina prestasi Olimpiade IPA, Matematika, IPS dan basket. Kemudian SMPN 2, menerima prestasi pramuka, paskibra, catur, futsal, teater dan basket.

Sedang SMPN 3 menerima prestasi di seni musik, catur dan olimpiade IPA, Matematika dan IPS. SMPN 5 menerima prestasi karate, vokal grup, OSN mipa dan IPS serta panahan.

SMPN 13 membina prestasi di bidang voli, pramuka dan karate. Sedang SMPN 25 di bidang MTQ, terbang (banjari), pramuka dan voli. Dan SMPN 27 di bidang prestasi bulutangkis, atletik dan pencak silat.

Salah satu orangtua siswa yang mendaftar jalur prestasi, Erni Rofita menyerahkan berkas sertifikat anaknya, Rifky Amali di jalur prestasi pencak silat. "Dia meraih juara 4 di POR SD tingkat Jatim di Kabupaten Tulungagung pada 2015 lalu," jelas Erni. Erni memilih SMPN 8 dan SMPN 5 untuk anaknya.

"Mudahan-mudahan bisa di SMPN 8 karena di tengah kota," kata warga Jl Pisang Candi. Kalau diterima di SMPN 5 juga tidak apa. "Soalnya pelatih silat tapak sucinya mengajar di SMPN 5," kata dia. Anaknya lulusan SDN Ketawanggede dengan nilai ujian sekplah 235.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help