SuryaMalang/

Malang Raya

Jelang MTQMN ke-15, Ini Persiapan yang Dilakukan Tuan Rumah UB Malang dan UM

Acara pendukung juga mendapatkan porsi perhatian yang sama agar gelaran MTQMN XV berlangsung meriah karena dihadiri mahasiswa dari seluruh Indonesia

Jelang MTQMN ke-15, Ini Persiapan yang Dilakukan Tuan Rumah UB Malang dan UM
SURYAMALANG.COM/Neneng Uswatun Hasanah
Wakil ketua panitia bersama MTQMN XV, Drs Yusuf Hanafi MFili (kiri) dan Kabag Kemahasiswaan UM, Drs Taat Setyohadi (kanan) bersama piala juara umum MTQMN ke 13, Senin (20/6/2017). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Persiapan kepanitiaan bersama Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Brawijaya (UB) Malang untuk menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa Nasional (MTQMN) ke-15 tak hanya pada acara inti.

Acara pendukung juga mendapatkan porsi perhatian yang sama agar gelaran MTQMN XV berlangsung meriah karena dihadiri mahasiswa dari seluruh Indonesia.

UM menyiapkan panggung terbuka di lapangan parkir sentral Graha Cakrawala untuk pusat acara pendukung MTQMN XV yang akan dilaksanakan pada 28 Juli-3 Agustus 2017. Panggung itu akan diramaikan oleh bazaar dan pameran, dan tidak pernah sepi dengan kegiatan.

Wakil ketua panitia bersama MTQMN XV, Drs Yusuf Hanafi MFili mengatakan acara padat di panggung tersebut akan berlangsung sejak awal dibuka MTQMN XV.

"Dari awal sudah akan ada bazaar dan pameran yang diikuti 60 stan dan internal dan luar UM. Pada 29 Juli akan ada lomba Muslim in Style yang mendatangkan desainer Agus Sunandar sebagai juri," katanya pada SURYAMALANG.COM, Selasa (20/6/2017).

Selanjutnya pada 1 Agustus akan ada lomba kaligrafi nasional tingkat SLTA dan sederajat. Tak hanya lomba, gelaran itu juga akan dimeriahkan dengan seminar kaligrafi nasional, demo, dan coaching kaligrafi.

Kemudian pada 2-3 Agustus akan diadakan lomba kreativitas ormawa UM.

"Kami tidak mau acara MTQMN ini kesannya hanya milik UKM tertentu yang berbau islam dan Al Quran. Maka dari itu kami adakan lomba ini untuk merangkul semua UKM menyajikan penampilan yang memperhatikan norma dan standar kesantunan," jelas dosen Sastra Arab UM itu.

Pada 2 Agustus malam juga akan ada sarasehan unit kegiatan kerohanian Islam nasional dengan tema Meneguhkan Nasionalisme dan Mengikis Ideologi Transnasional Radikal.

"Intinya kami ingin kegiatan ini sukses dalam penyelenggaraannya yang dilakukan dengan panitia bersama. Terutama juga agar meraih sukses pada dampak sesudahnya. Karena sayang sekali kegiatan yang mengeluarkan banyak biaya jika tidak ada maknanya," tuturnya.

Gelaran MTQMN XV diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar Rp 12 miliar. Sementara, anggaran dana dari Kemenristekdikti hanya berkisar Rp 3,5 miliar.

"Semoga kegiatan ini akan menjadi sebuah awal untuk membumikan Al Quran di kampus dan di bumi arema," harapnya.

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help