SuryaMalang/

Malang Raya

Pejabat di Kota Malang Tak Boleh Gunakan Mobil Dinas untuk Lebaran atau Mudik, Kecuali . . .

Wali Kota Malang, M Anton melarang pejabat di Pemkot Malang memakai mobdin untuk mudik atau jalan-jalan selama libur Lebaran.

Pejabat di Kota Malang Tak Boleh Gunakan Mobil Dinas untuk Lebaran atau Mudik, Kecuali . . .
kompas.com
Mobil dinas milik Pemkot Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Seluruh PNS di lingkungan Pemkot Malang wajib menaruh mobil dinas (mobdin) di halaman belakang Balai Kota Malang mulai Kamis (22/6/2017).

Wali Kota Malang, M Anton melarang pejabat di Pemkot Malang memakai mobdin untuk mudik atau jalan-jalan selama libur Lebaran.

“Semua mobil dinas harus dikandangkan maksimal saat hari terakhir masuk kerja,” ujar Anton kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (20/6/2017).

Mobdin di bawah komando Sekretariat Daerah sebanyak 68 unit. Sedangkan jumlah mobdin di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) berkisar antara lima sampai enam unit.

Anton menegaskan mobdin tidak boleh dibawa di rumah atau untuk mudik.

“Kecuali yang dinas saat libur Lebaran,” tegas Anton.

Pejabat yang tidak mematuhi instruksi itu akan mendapat sanksi administratif dan teguran.

“Saya serahkan sanksinya ke Inspektorat,” terangnya.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang, Wahyu Setianto siap mengkandangkan mobdin di instansinya.

“Saya segera mengandangkan mobdin pada hari terakhir masuk kerja. Saya akan Lebaran memakai mobil pribadi, kecuali untuk keperluan dinas,” tegas Wahyu.

Dari lima mobdin di Disdag, hanya tiga mobdin yang dikandangkan.

“Dua mobdin pengawasan dan ketertiban (wastib) tidak dikandangkan karena akan dipakai patroli dan memantau pasar selama Lebaran,” imbuhnya.

Perlu diketahui, Aparatur Sipil Negara (ASN) akan memulai libur Lebaran pada Jumat (23/6/2017). ASN akan masuk kembali pada Senin (3/7/2017).

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help