SuryaMalang/

Malang Raya

Pemkab Malang Minta ASN Tidak Ambil Cuti Tambahan, Jika Melanggar Akan Kena Sanksi

ASN di Lingkungan Pemkab Malang untuk tidak mengambil Cuti Tahunan sebelum dan sesudah Cuti Bersama Idul Fitri 1438 H

Pemkab Malang Minta ASN Tidak Ambil Cuti Tambahan, Jika Melanggar Akan Kena Sanksi
IST
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Sekretaris Daerah Pemkab Malang imbau Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak mengambil cuti tambahan saat Lebaran. Imbauan tersebut tertuang dalam surat edaran Sekda Pemkab Malang nomor 800/3548/35.07.021/2017 tanggal 7 Juni 2017 perihal imbauan untuk tidak memberikan Cuti Tahunan sebelum dan sesudah Cuti bersama Idul Fitri 1438 H.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekda Kabupaten Malang, Budiar Anwar mengatakan, imbauan tersebut menindaklanjuti Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Cuti Bersama Tahun 2017. Di mana dalam tindak lanjutnya melalui SE Sekda Pemkab Malang ada empat imbauan.

Yakni pertama, ASN di Lingkungan Pemkab Malang untuk tidak mengambil Cuti Tahunan sebelum dan sesudah Cuti Bersama Idul Fitri 1438 H yang dimaksudkan agar ASN dapat memberikan pelayanan optimal sebelum dan sesudah Lebaran.

Kedua, bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berfungsi memberikan layanan langsung kepada masyarakat dan mencakup kepentingan masyarakat luas untuk mengatur penugasan pegawai pada hari libur nasional dan cuti bersama.

Di antaranya untuk Rumah Sakit, Puskesmas, Telekomunikasi, Listrik, Air Minum, Pemadam Kebakaran, Keamanan dan Ketertiban, Perbankan, Perhubungan dan Unit Kerja Pelayanan Lain yang sejenis, Pimpinan Unit Kerja/Kesatuan.

"Mereka disilakan mengatur penugasan pegawai pada hari libur nasional dan cuti bersama yang ditetapkan sehingga pemberian pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan," kata Budiar, Selasa (20/6/2017).

Imbauan ketiga dan keempat dari SE Sekda, menurut Budiar, agar dilakukan pengamanan di lingkungan kantor masing-masing. Dan untuk Kepala OPD harus selalu on call atau tidak mematikan alat komunikasinya. Hal itu demi kelancaran koordinasi dan komunikasi kepada seluruh Kepala OPD, Kepala Bagian, dan Direktur Utama BUMD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang.

"Hal itu sebagai antisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak terduga atau bencana agar segera bisa dikoordinasikan dengan aparat keamanan setempat," tandas Budiar.

Di samping itu, tambah Budiar, dalam SE Sekda juga disampaikan para ASN untuk masuk dan bekerja kembali pada waktu yang ditentukan. Apabila ada ASN mangkir pada hari pertama masuk kerja, maka mekanisme sanksi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Malang akan menjalankan proses sesuai aturan disiplin pegawai.

"Untuk itu, diharap ASN tidak melanggar ketentuan cuti bersama Lebaran bila tidak ingin terkena sanksi BKD," tutur Budiar.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help