SuryaMalang/

Malang Raya

Tekan Kemacetan saat Mudik dan Arus Balik, Polres Malang Larang Angkutan Barang Beroperasi

Petugas kepolisian tersebut juga diperintahkan melakukan penindakan bila menjumpai ada angkutan barang yang nekat beroperasi melanggar ketentuan.

Tekan Kemacetan saat Mudik dan Arus Balik, Polres Malang Larang Angkutan Barang Beroperasi
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Truk pengangkut tebu yang melintas di Kabupaten Malang, Selasa (20/6/2017). Mulai H-4 Lebaran, truk semacam ini dilarang beroperasi hingga H+4. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Mulai H-4 hingga H+4 Lebaran, seluruh angkutan barang kecuali angkutan BBM dan sembako dilarang beroperasi di jalan raya Kabupaten Malang. Hal itu seiring dengan pelaksanaan mudik dan arus balik Lebaran tahun 2017.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Malang, Kompol Sunardi Riyono menjelaskan, jajaran Polres Malang mulai Rabu (21/6/2017) akan menyebar sekitar 50 personil khusus kepolisian untuk memantau pelaksanaan larangan angkutan barang beroperasi.

Petugas kepolisian tersebut juga diperintahkan melakukan penindakan bila menjumpai ada angkutan barang yang nekat beroperasi melanggar ketentuan.

"Untuk itu, kami mengharap semua angkutan barang kecuali angkutan BBM dan sembako berhenti beroperasi. Termasuk angkutan tebu atau hasil tambang tanpa terkecuali," kata Sunardi Riyono, Selasa (20/6/2017).

Dijelaskan Sunardi Riyono, 50 personil kepolisian yang disebar di seluruh wilayah hukum Polres Malang juga diperintahkan sebagai pengurai kemacetan lalu lintas mudik Lebaran.

Mereka harus langsung melakukan pengaturan lalu lintas di mana pun yang mengalami kepadatan dan kemacetan. Dan petugas tersebut tidak perlu menunggu jajaran satuan kepolisian lain untuk melaksanakan pengaturan.

Memang, diakui Sunardi, dalam mudik Lebaran tahun ini diperkirakan akan terjadi kenaikan jumlah. Ini dikarenakan pelaksanaan libur Lebaran cukup panjang yang dimulai pada hari Jumat (23/6/2017) hingga Minggu (2/7/2017).

Dengan demikian jajaran Polres Malang berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga kelancaran dan keamanan pelaksanaan mudik Lebaran. Termasuk pengamanan objek-objek wisata di Kabupaten Malang yang diprediksi akan dibanjiri pengunjung saat libur panjang Lebaran.

"Maka dari itu, saat ini kami sudah mulai menjalankan tugas pengamanan dengan melibatkan ratusan personil kepolisian dan jajaran samping," tutur Sunardi Riyono.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help