SuryaMalang/

Travelling

Di Museum Gunung Merapi, Anda Bisa Merasakan Gempa Buatan, Layak Dicoba Gaes!

Pengunjung diminta memenuhi dataran yang akan "digempakan". Sehingga tidak mengumpul di satu titik. Begitu alat itu dinyalakan, getaran gempa terasa

SURYAMALANG.COM, SLEMAN - Museum Gunung Merapi (MGM) di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Provinsi DI Yogyakarta banyak dikunjungi wisatawan pasca Lebaran, Kamis (29/6/2017). Wisatawan cukup membayar Rp 5 ribu untuk masuk ke lokasi wisata itu.

Yang terbaru di MGM adalah merasakan sensansi "gempa" yang ditempatkan di bagian tengah museum itu. Untuk masuk ke area itu, pengunjung tidak dipungut biaya lagi. Rokhmad, petugas yang berjaga di depan pintu lokasi itu mengatur pengunjung secara bergiliran.

"Masuknya 10 orang dulu. Gantian ya," kata dia kepada wisatawan yang datang.

Setelah masuk ke area itu, ada petugas lagi yang berjaga. Pria itu yang mengendalikan alat untuk menggerakkan "gempa". Areal itu disetting ada gunung berapi dan di bawahnya ada dataran.

Dataran itu yang digerakkan alat sehingga seolah ada gempa. Lama merasakan sensasi "gempa" sekitar 1,5 menit. Pengunjung diminta memenuhi dataran yang akan "digempakan". Sehingga tidak mengumpul di satu titik. Begitu alat itu dinyalakan, getaran gempa terasa sekali.

Sensasi pengunjung adalah ada yang berteriak, tertawa hingga berselfie ria. "Gempa cuy..," ungkap seorang pengunjung. Tangannya sibuk merekam ia terkena "gempa" dengan kamera smartphone.

Tidak diketahui berapa besaran getaran itu. Namun cukup terasakan. Wisata merasakan gempa nampaknya diminati oleh pengunjung jika melihat antreannya.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help