Mudik Lebaran

Tips dari Dishub Kota Batu Agar Tak Terjebak Macet Saat Puncak Arus Balik Lebaran

Pihaknya juga bekerja sama dengan kepolisian untuk mengurai kemacetan. Ada dua jalan yang bisa ditempuh, yaitu melalui Songgoriti dan jalur Payung.

Tips dari Dishub Kota Batu Agar Tak Terjebak Macet Saat Puncak Arus Balik Lebaran
SURYAMALANG.COM/Achmad Amru Muiz
Kondisi jalana di Payung. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU – Puncak arus balik Lebaran diprediksi terjadi pada Minggu (2/7/2017).

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu mengimbau pengendara agar menghindari jalur rawan padat, seperti Jalan Raya Payung. Jalur ini banyak dilalui kendaraan yang akan menuju ke Kediri.

Kepala Dishub Kota Batu, Susetya Herawan mengatakan jalur itu merupakan jalur utama dan sering kemacetan.

“Apalagi jalan itu hanya satu ruas. Makanya sering terjadi penumpukan kendaraan. Kalau mau melewati jalur itu, sebaiknya lewat pada pagi hari,” kata Susetya kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (30/6).

Pihaknya juga bekerja sama dengan kepolisian untuk mengurai kemacetan. Ada dua jalan yang bisa ditempuh, yaitu melalui Songgoriti dan jalur Payung. Susetya menyarankan pengendara melalui jalur Payung.

“Kepadatan kendaraan bisa mencapai 80 persen. Dishub juga mengatur lalu lintas di dalam kota. Sebab, imbasnya juga di dalam kota,” imbuh mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu itu.

Jalur di dalam kota yang sering kena imbas adalah Jalan Dipenegoro, Jalan Dewi Sartika, Jalan Panglima Sudirman, dan Jalan Brantas.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved