SuryaMalang/
Home »

Batu

Malang Raya

Sering Bolos, PNS Kota Batu yang Dipecat Malah Ajukan Gugatan ke Wali Kota ER, Kok Bisa Sih?

"Terancam dipecat atau diberhentikan dari PNS. Karena memang tidak memiliki kredibilitas di Pemerintah Kota Batu. Itu masih proses," kata Suparto

Sering Bolos, PNS Kota Batu yang Dipecat Malah Ajukan Gugatan ke Wali Kota ER, Kok Bisa Sih?
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Wali Kota Batu Eddy Rumpoko 

SURYAMALANG.COM, BATU - Pemkot Batu memberhentikan jabatan yang dipegang oleh dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Batu. Yakni Arif Setiawan dan Budi Santoso, Senin (10/7/2017).

Pemberhentian ini dikarenakan yang bersangkutan tidak pernah masuk kerja di lingkungan Pemkot Batu. Plt Sekretaris Sekda, Achmad Suparto, mengatakan, Arif Setiawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ini memang tidak memiliki jabatan sejak Diskominfo dijabat oleh Plt.

Suparto mengatakan, kalau Arif tetap PNS Pemkot Batu namun tidak memiliki jabatan yang dipegang. Budi Santoso sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi.

"Terancam dipecat atau diberhentikan dari PNS. Karena memang tidak memiliki kredibilitas di Pemerintah Kota Batu. Itu masih proses," kata Suparto, Senin (10/7/2017).

Ia menambahkan, sesuai dengan PP no 53 tahun 2010 tentang kepegawaian dan PP no 100 tahun 2000 tentang pemberhentian dalam jabatan, Arif Setiawan dan Budi Santoso masuk ke dalam kriteria pegawai yang akan dipecat.

Karena jabatan dari Arif Setiawan masih PNS, maka ia masih menerima tunjangan jabatan. Namun tampaknya Arif tidak terima dengan putusan yang diberikan oleh pemerintah Kota Batu. Hal ini dibuktikan dengan gugatan yang dilayangkan oleh Arif kepada Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko.

"Senin minggu lalu, gugatan itu kami terima. Rabu minggu lalu, kami sudah mendatangi panggilan pertama di PTUN Surabaya," imbuh Suparto.

Tapi Pemkot Batu, lanjutnya masih belum tahu apa isi dari gugatan yang dilayangkan oleh Arif. Pada Rabu (12/7/2017) besok pihak Pemkot Batu akan memenuhi panggilan yang kedua.

Dalam hal ini, Suparto mengatakan kalau Pemkot Batu juga sudah menunjuk kuasa hukum untuk memenuhi panggilan tersebut. Suparto menyatakan kalau Pemkot Batu menyarankan agar kedua ASN ini mengambil langkah untuk pensiun dini.

"Keduanya sudah memenuhi syarat untuk mengambil pensiun dini. Ya dari Pemkot Batu menyarankan hal itu. Karena keduanya ini terancam untuk diberhentikan dari PNS," ucap pria yang juga menjabat Kepala Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana itu.

Halaman
12
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help