SuryaMalang/
Home »

Batu

Malang Raya

Hasilnya Tak Seberapa, Tapi Pasangan yang Sudah Uzur Ini Rela Menantang Maut di Sungai Brantas

Pasangan suami istri ini sudah mencari pasir dan batu sejak sekitar 30 tahun lalu. Dia bertahan meskipun hasilnya tidak sebanding dengan risikonya.

Hasilnya Tak Seberapa, Tapi Pasangan yang Sudah Uzur Ini Rela Menantang Maut di Sungai Brantas
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Aktivitas di Sungai Brantas di Kota Batu, Senin (17/7/2017). 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU – Raut kelelahan terlihat di wajah Marianah (55) yang sedang beraktivitas di pinggir jembatan Sungai Brantas, Dusun Wukir, Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Senin (17/7/2017).

Dia sibuk memecah baru sejak pagi. Dia dan suaminya mencari pasir dan bebatuan di sungai Brantas setiap hari.

Pasangan suami istri ini sudah mencari pasir dan batu sejak sekitar 30 tahun lalu. Dia bertahan meskipun hasilnya tidak sebanding dengan risikonya.

Kadang tidak ada pembeli yang menawar hasil kerjanya dalam sehari.

“Karena tidak boleh menggali di dekat jembatan, makanya saya gali yang agak jauh dari jembatan. polisi selalu memantau di sini,” kata Marianah kepada SURYAMALANG.COM.

Ibu tiga orang anak ini mengakui sebenarnya menggali pasir ini dilarang. Namun, dia dan beberapa pekerja lainnya minta keringanan agar boleh menggali.

Dia menyadari risiko pekerjaannya. Bisa saja dia hanyut saat arus deras.

“Kalau arusnya deras, kadang saya dan suami saya nekat,” tuturnya.

Dia menjual pasir seharga Rp 100.000 per bak pikap. Sedangkan batu koral dijual seharga Rp 200.000 per bak pikap.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, Alfi Nurhidayat mengatakan pihaknya sudah memasang tanda larangan di lokasi galian C yang berpotensi membahayakan pondasi jembatan. Menurutnya, saat pondasi jembatan terkikis, pihaknya langsung memberi peringatan agar penggali tidak menggali terlalu dekat dengan jembatan.

“Kami berupaya memberi tahu ke pekerja,” kata Alfi.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help