SuryaMalang/

Malang Raya

Stop Bedakan Jalur Masuk Sekolah, Cara Wakil Wali Kota Malang Hindari Perpeloncoan

Sutiaji meminta agar siswa jalur prestasi jangan divonis IQ lemah. Justru sekolah harus terus membangun sinergitas agar siswa terus berkembang.

Stop Bedakan Jalur Masuk Sekolah, Cara Wakil Wali Kota Malang Hindari Perpeloncoan
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Kegiatan PLS (Pengenalan Lingkungan Sekolah) di SMKN 2 Kota Malang, Senin (17/7/2017). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Wakil Walikota Malang, Sutiaji meminta agar siswa jalur prestasi jangan divonis IQ lemah. Justru sekolah harus terus membangun sinergitas agar siswa terus berkembang.

"Apa yang diharapkan siswa dari SD sampai SMA digali terus agar bisa meraih cita-citanya," kata Sutiaji kepada wartawan usai mengikuti kegiatan halal bihalal di Student Centre SMKN 2 Kota Malang, Senin (17/7/2017).

Dari PPDB ( Pendaftaran Peserta Didik Baru) lalu memang ada jalur prestasi selain jalur reguler.

Sementara itu, selama PLS (Pengenalan Lingkungan Sekolah), ia mengharapkan tidak ada perploncoan meski panduannya memang sudah tidak diperbolehkan.

"Pak Walikota melalui surat edaran juga meminta tidak ada kekerasan. Kekerasan itu berbentuk fisik dan psikis. Psikis misalnya anak diberi kegiatan yang berjejal," katanya.

Sedang Bagus Gunawan, Kepala SMKN 2 menambahkan kegiatan PLS lebih mendekatkan para siswa dan mengenal sekolah. "Siswa jadi tahu visi misi sekolah, aturan sekolah, pengenalan lingkungan sekolah, tahu kegiatan OSIS dan eskulnya," kata Bagus.

Menurut dia, nanti juga ada suguhan Ekskul (Ekstrakulikuler) dari kakak kelas di PLS. "Saya makin senang kalau anak-anak banyak mengambil Ekskul sesuai kesenangannya. Sebab nanti jika kompetensi jurusannya tidak bisa menghasilkan uang, siapa tahu dari Ekskul misalkan malah dapat uang," kata dia.

Namun kebanyakan siswa selama ini mengambil Ekskul olahraga. Siswa wajib ikut Eksul yang ada di sekolah. Dari pantauan hari pertama PLS di SMKN 2, para siswa baru diajak mengenali lingkungan sekolah dipandu kakak kelas. Mereka dibagi dalam kelompok-kelompok nama pesohor dunia. Seperti Steve Jobs, Bill Gates, Napoleon Bonaparte dll.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help