SuryaMalang/

Kediri

VIDEO : Polisi Geledah Gudang Inul Vizta Kediri, Ada Temuan Baru yang Mengejutkan

Diduga pihak Inul Vizta sudah lama memperjual belikan miras karena di lokasi gudang yang digerebek petugas banyak ditemukan puluhan botol miras kosong

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Tim penyidik Polresta Kediri kembali melakukan penggeledahan di Karaoke Inul Vizta. Kali ini sasarannya pada gudang di Kediri Mall yang selama ini dipakai menyimpan barang - barang milik Karaoke Inul Vizta, Kamis (20/7/2017).

Hasil penggeledahan sendiri petugas menemukan berbagai jenis miras berlabel nama merk terkenal serta minuman bir. Miras jenis ini masuk golongan A yang peredarannya harus dengan izin.

AKP Ridwan Sahara, Kasat Reskrim Polresta Kediri menyebutkan, dari hasil penggeledahan ditemukan miras sebanyak 120 botol. "Dari pengakuan penjaga gudang, miras itu miliknya Inul Vizta," ungkapnya.

Temuan miras ini merupakan hasil pengembangan pemeriksaan kasus tarian striptis di Karaoke Inul Vizta. Kemudian petugas menindaklanjuti dengan melakukan penggeledahan di gudang.

"Kami masih akan mendalami lagi, karena pengakuan penjaga gudang miras itu masih harus dikroscek lagi," jelasnya.

Diduga pihak Inul Vizta sudah lama memperjual belikan miras. Karena di lokasi gudang yang digerebek petugas banyak ditemukan puluhan botol miras yang telah kosong.

Sementara terkait surat izin untuk memperdagangkan miras diketahui petugas sudah mati. "Kami akan melakukan tindakan tipiring kepada pemilik miras," tandasnya.

Sebelumnya Windi Kadiatri, perwakilan manajemen Inul Vista menegaskan, pihaknya selaku pengelola karaoke keluarga tidak memperdagangkan miras.

Sedangkan terkait temuan miras di dalam lokasi room bukan disediakan pihak pengelola Karaoke Inul Vizta tapi dibawa sembunyi-sembunyi oleh pengunjung dari luar.

Petugas Sabhara Polresta Kediri yang melakukan razia telah dua kali menemukan peredaran miras di Karaoke Inul Vizta.

Sebelumnya penyidik Polda Jatim telah melakukan kroscek hasil temuan pembayaran manual dengan yang tercatat di komputer kasir Karaoke Inul Vizta.

Karena petugas menemukan bukti pembayaran manual yang ditulis tangan. Namun setelah dikroscek di komputer kasir ternyata pembataran manual tersebut tidak masuk dalam pembukuan.

Penyidik telah menetapkan Ilham, manajer Karaoke Inul Vizta sebagai tersangka penyedia tarian striptis. Sedangkan para penari striptis sejauh ini masih sebagai saksi serta dikenakan wajib lapor

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help