SuryaMalang/

Jendela Dunia

Kisah Sedih Perempuan di 3 Negara Ini Saat Mentruasi, Mulai Pakai Serbuk Gergaji Sampai Diasingkan

Ternyata tak segampang itu keadaannya bagi kaum Hawa yang tinggal di daerah lain. Mereka harus memutar otak untuk mencari benda lain sebagai pembalut.

Kisah Sedih Perempuan di 3 Negara Ini Saat Mentruasi, Mulai Pakai Serbuk Gergaji Sampai Diasingkan
nyt.com
Perempuan Nepal harus menjalani masa menyedihkan ketika lagi menstruasi, yakni diasingkan 

SURYAMALANG.COM - Bagi traveler yang tinggal di kota besar, mungkin tak pernah terpikirkan bila pembalut adalah barang penting dan berharga banget bagi perempuan.

Harganya pun bisa dibilang cukup terjangkau. Dengan uang receh, kita masih bisa memenuhi kebutuhan ini.

Namun, ternyata tak segampang itu keadaannya bagi kaum Hawa yang tinggal di daerah lain.

Mereka harus memutar otak untuk mencari benda lain yang bisa digunakan sebagai pengganti pembalut.

Harga pembalut mahal, ini yang dipakai cewek-cewek dari berbagai negara saat mentruasi.

1. Malawi

Dilansir dari menstrualhygieneday.org, banyak perempuan di Malawi, Afrika, yang tidak mampu membeli pembalut.

Mereka beralih ke alternatif lain seperti menggunakan kain lap, serat pisang, busa kasur, dan kertas toilet pada periode menstruasi.

2. Nepal

Dilansir dari nationalgeographic.com, perempuan di Nepal harus menjalani masa menyedihkan ketika lagi menstruasi, yakni diasingkan.

Halaman
12
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help