SuryaMalang/

Malang Raya

Di Balik Kampung Putih yang Baru Diresmikan : Ada Tembok Mirip Dam Kuno, Padahal Itu Adalah . . .

Kampung ini memiliki satu tempat unik sebagai lokasi berswafoto. Sekilas, tempat ini terlihat seperti dinding bendungan.

Di Balik Kampung Putih yang Baru Diresmikan : Ada Tembok Mirip Dam Kuno, Padahal Itu Adalah . . .
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Kampung Putih usai diresmikan Wali Kota Malang, M Anton di Jalan Jaksa Agung Suprapto Kota Malang, Sabtu (5/8/2017). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Penyuka wisata foto perlu mendatangi tempat wisata foto baru di Kota Malang ini, yaitu Kampung Putih. Tempat wisata ini berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto Dalam RW 06 atau sisi selatan RS Saiful Anwar (RSSA).

Kampung ini memiliki satu tempat unik sebagai lokasi berswafoto. Sekilas, tempat ini terlihat seperti dinding bendungan. Tatanan bebatuan dengan kombinasi warna abu-abu dan putih membuat tembok itu seperti bangunan lama.

Padahal tempat itu baru dibangun Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang. Warga Kampung Putih menyebutnya tugu. Sedangkan Disperkim menyebut dengan istilah wall of love.

Sebenarnya dinding itu adalah penahan tebing di area itu. Dinding penahan itu diberi sentuhan ornamen yang terlihat menarik.

Ada bangunan silinder berpagar di depan dinding penahan tebing itu. Bangunan berbentuk silinder inilah yang menjadi area berfoto.

“Dinding penahan tebing itu merupakan pembangunan tahap pertama. Nanti taman ditata pada tahap kedua,” ujar Erik Setyo Santoso, Plt Kepala Disperkirm kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (5/8/2017).

Pembangunan tahap pertama memakai dana APBD sebesar Rp 200 juta. Pembangunan tahan kedua memakai dana dari Perubahan-APBD 2017 sebesar Rp 200 juta. 

Awalnya tempat itu hanya berfungsi sebagai penahan tebing agar tidak longsor. Tetapi, Pemkot tidak ingin bangunan itu hanya berfungsi sebagai penahan tebing.

“Kami diperindah dengan sentuhan artistik, dan menjadi lokasi wisata foto. Kalau tidak ada bangunan itu, wisatawan yang ke sini akan jenuh,” ujar Erik.

Ada 280 rumah yang dicat putih diselingi warna abu-abu dan hijau di kawasan itu.

PT Inti Daya Guna Aneka Warna (Indana Paint) selaku pemberi CSR menggelontor 3 ton cat untuk mewarnai kampung itu.

Ketua RW 06 Kampung Putih, Gendut Santoso mengatakan warganya antusias kampungnya berubah menjadi Kampung Putih.

“Kami berharap ada wisatawan datang ke sini. Kami juga berharap bisa menyatu dengan Pasar Splendid agar kampung ini ramai,” ujar Gendut.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help