SuryaMalang/

Jendela Dunia

Diskriminasi, Perempuan Ini Diusir dari Lokasi Wisata Air karena Memakai Baju Renang Muslim

Pada hari pertama, bersama anak-anaknya, sang ibu yang mengenakan burkini bebas berenang di sebuah kolam renang publik.

Diskriminasi, Perempuan Ini Diusir dari Lokasi Wisata Air karena Memakai Baju Renang Muslim
hespress.com
Perempuan memakai burkini (ilustrasi) 

SURYAMALANG.COM - Suasana menyenangkan saat berlibur diPerancis menjadi mimpi buruk ketika seorang ibu tiba-tiba diusir dari kolam renang karena memakai burkini.

Burkini adalah istilah untuk pakaian renang perempuan Muslim yang populer di Perancis.

Tak hanya diusir, perempuan tersebut harus membayar ganti rugi atau denda untuk biaya pembersihan kolam renang.

Seperti yang dilaporkan Collective Against Islamophobia in France (CCIF), perempuan bernama Fadila tersebut bersama suami dan tiga anaknya berlibur di kota La Ciotat, Marseille.

Pada hari pertama, bersama anak-anaknya, sang ibu yang mengenakan burkini bebas berenang di sebuah kolam renang publik.

Namun, pada hari kedua ketika Fadila memasuki kolam, seorang karyawan segera menyuruh semua orang keluar dari air.

Suami Fadila pun diperingatkan agar tidak memperbolehkan istrinya berenang di tempat itu selama sisa liburan mereka.

"Saya tercengang karena tidak ada seorang yang menghentikan saya atau mengatakan apapun sebelumnya. Saya kecewa, terkejut dan terluka karena seseorang bisa bersikap munafik dan jahat hanya karena sebuah burkini," ungkap Fadila seperti diberitakan The Independent.

Tak hanya diusir, Fadila juga dituntut untuk membayar ganti rugi biaya menguras dan membersihkan kolam renang serta denda akibat fasilitas kolam renang tersebut ditutup selama dua hari.

Sang suami menolak membayar ganti rugi karena menemukan kolam tersebut tetap berfungsi keesokan harinya.

Halaman
12
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help