SuryaMalang/

Jawa Timur

Melihat Gadis Sedang Sendirian, Polisi Gadungan Mengajaknya ke Sawah, Ending Kisah Perih Banget

Kejadian tersebut bermula saat Kamis (3/8/2017), AS menunggu temannya di pinggir lapangan Pasar Pahing, tidak jauh dari Mapolsek Tulungagung.

Melihat Gadis Sedang Sendirian, Polisi Gadungan Mengajaknya ke Sawah, Ending Kisah Perih Banget
IST
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Ishida Pratama (24) warga Desa Tawing, Kecamatan Gondang ditangkap polisi usai mencabuli AS (16).

Sebelumnya Ishida mengaku sebagai anggota Intel Polsek Tulunggagung, untuk mengelabuhi korbannya.

Kejadian tersebut bermula saat Kamis (3/8/2017), AS menunggu temannya di pinggir lapangan Pasar Pahing, tidak jauh dari Mapolsek Tulungagung.

Sekitar pukul 22.00 WIB, datang Ishida yang mengaku bernama Danang. Ishida mengaku sebagai seorang polisi, dari unit Intel Polsek Tulungagung.

Keduanya lama saling ngobrol. Sampai kemudian Ishida memaksa untuk mengantarkan AS pulang ke kosnya. Karena takut, AS menerima tawaran dari Ishida.

“Korban ternyata tidak dibawa ke rumah kosnya. Tapi dibawa keliling menggunakan motor,” ungkap seorang polisi.

Ishida menghentikan motornya di sebuah gardu di area persawahan Desa Mojosari, Kecamatan Kauman.

Di lokasi ini Ishina mengancam AS untuk berhubungan badan alias bercinta.

Ishida kemudian meninggalkan AS begitu saja di kegelapan.

AS kemudian berjalan ke SPBU Kauman dan mencari pertolongan.

AS melaporkan kejadian yang menimpanya ke polisi. Dari pelacakan, Ishida ditangkap di rumahnya, Jumat (4/8/2017).

Saat ini Ishida sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Tulungagung, untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Menurut Kasubag Humas Polres Tulungagung, AKP Daeroji, kasusnya ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA).

“Pelaku sudah kami tahan, kasusnya masih dalam tahap penyidikan,” ujar Saeroji.

Penulis: David Yohanes
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help