SuryaMalang/

KPK Geledah Balai Kota Malang

Seharian Menggeledah, KPK Tinggalkan Balai Kota dengan Pesan Ini

Penyidik yang di Barenlitbang pergi meninggalkan lokasi pukul 14.49 WIB, sedangkan yang di ULP keluar sekitar pukul 15.05 WIB.

Seharian Menggeledah, KPK Tinggalkan Balai Kota dengan Pesan Ini
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Dua penyidik KPK membawa koper keluar dari Kantor ULP Pemkot Malang, Jumat (11/8/2017) sore 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN  - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meninggalkan dua kantor di Pemkot Malang hampir bersamaan, Jumat (11/8/2017) sore.

Hari ini penyidik KPK bekerja dengan terbagi dalam dua tim untuk menggeledah kembali Balai Kota.

Satu tim menggeledah Kantor Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Barenlitbang) dan satunya di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkot Malang. Setiap tim terdiri atas sekitar 12 orang.

Penyidik yang di Barenlitbang pergi meninggalkan lokasi pukul 14.49 WIB, sedangkan yang di ULP keluar sekitar pukul 15.05 WIB.

Dari Barenlitbang mereka membawa lima koper dan dua kardus. Sedangkan dari ULP membawa empat koper dan satu kardus.

"Apakah sudah selesai?" Tanya awak media kepada salah satu penyidik KPK yang melintas.

Ia pun menjawab pendek "belum".

Sudah tiga hari ini penyidik KPK obok-obok Kota Malang, mengumpulkan alat bukti berupa dokumen. Dokumen yang disasar adalah dokumen anggaran.

Pencarian alat bukti ini dalam rangka penyidikan kasus korupsi dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pembahasan APBD 2015, dengan tersangka Ketua DPRD Kota Malang M Arief Wicaksono dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Malang Jarot Edy Sulistyono.

Penyebutan nama tersangka dua orang ini seperti mengutip pernyataan pimpinan KPK di Jakarta.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help