SuryaMalang/

Malang Raya

Siapa Bilang Guru Sulit Buat Buku, Guru di Kota Malang Ini Bisa Tetap Berkarya

Guru hampir tidak punya waktu di luar aktivitasnya sebagai pendidik. Tapi guru SMKN 6 Kota Malang ini mampu membuat buku.

Siapa Bilang Guru Sulit Buat Buku, Guru di Kota Malang Ini Bisa Tetap Berkarya
istimewa
Sulaiman (bawa buku) bersama 100 guru saat bimtek di Kota Batu, Jumat (11/8/2017). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Sulaeman berbagi pengalaman menulis buku dalam bimbingan teknis (bintek) kepenulisan di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependikan (P4TK) Pendidikan Kewarganegaraan dan IPS di Kota Batu, Jumat (11/8/2017).

“Awalnya saya merasa canggung. Sebab, ada 100 guru yang ingin tahu cara memulai menulis buku,” kata guru SMKN 6 Kota Malang itu kepada SURYAMALANG.COM.

Dia sempat bercerita ketika memulai menulis, terutama disiplin pada waktu.

“Apalagi mayoriyas waktu guru untuk melayani siswa dan mengajar,” tuturnya.

Makanya dia menyempatkan waktu menulis dua sampai tiga jam usia pulang kerja. Hasilnya, buku berjudul ‘Pendidikan Integratif Berbasis Eco Mapping’ selesai dalam waktu sekitar dua bulan.

Saat ini buku itu sudah selesai dicetak dan tinggal menunggu ISBN sebelum diterbitkan.

“Kendala waktu terutama pada guru wanita. Selain sibuk mengajar, juga mengurus rumah tangganya,” urainya.

Banyak guru yang bertanya dalam acara tersebut. Dia menyarankan guru memulai tulisan soal kondisi di sekitarnya. 

“Bahan tulisan tidak jauh dari kita,” tambahnya.

Itu juga yang membuatnya bisa mengeluarkan satu buku yang bisa dibaca semua kalangan.

Dengan menggali bahan dari sekitar, maka tidak sulit menulisnya.

“Apa yang saya tulis dalam buku juga pengalaman di sekolah,” papar humas SMKN 6 ini.

Dia mengaku sempat merevisi beberapa kali.

“peserta bimtek juga merasa khawatir ketika akan memulai menulis,” tambahnya.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help