SuryaMalang/

Malang Raya

Tingkatkan Layanan E-KTP, Dispendukcapil Kabupaten Malang Beli Mobil Khusus, Ini Fungsinya

Nantinya masyarakat tidak perlu datang ke kantor Dispendukcapil untuk melakukan pengurusan dokumen kependudukan yang domisilinya jauh dari Kepanjen

Tingkatkan Layanan E-KTP, Dispendukcapil Kabupaten Malang Beli Mobil Khusus, Ini Fungsinya
Tribunnews
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Demi meningkatkan layanan pemohon Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP), Pemkab Malang beli mobil khusus senilai Rp 1,5 miliar. Pembelian mobil khusus layanan keliling tersebut telah dialokasikan dalam APBD 2017.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkab Malang, Purnadi mengatakan, mobil layanan keliling tersebut rencananya baru akan diterima Dispendukcapil pada akhir bulan Oktober 2017 nanti. Dan baru pada bulan November 2017 mobil layanan keliling dokumen kependudukan akan dioperasikan.

"Kami berharap tidak ada perubahan rencana penyerahan mobil khusus layanan keliling yang kami butuhkan itu untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," kata Purnadi, Jumat (11/8/2017).

Dijelaskan Purnadi, mobil khusus layanan keliling berjenis minibus tersebut akan dilengkapi dengan peralatan komputer yang sudah didukung dengan jaringan online terhubung dengan server Dispendukcapil.

Dengan demikian pelayanan dokumen kependudukan seperti akta kelahiran, kartu keluarga, E-KTP dan sebagainya bisa dilakukan dan dilayani dari mobil keliling tersebut.

"Nantinya masyarakat sudah tidak perlu datang ke kantor Dispendukcapil untuk melakukan pengurusan dokumen kependudukan yang domisilinya jauh dari kota Kepanjen," ucap Purnadi.

Dengan dimilikinya mobil layanan keliling dokumen kependudukan tersebut, ungkap Purnadi, pihaknya berani menargetkan hingga akhir bulan Desember 2017 nanti sekitar 1,9 juta penduduk Kabupaten Malang wajib ber-KTP sudah melakukan perekaman E-KTP semuanya. Meskipun nantinya karena keterbatasan material E-KTP bagi penduduk yang sudah melakukan perekaman akan diberikan surat keterangan (Suket) sementara.

Memang, diakui Purnadi, marerial cetak E-KTP yang ada sekarang ini masih sangat kurang. Karena jumlah warga pemegang Surat Keterangan telah melakukan perekaman E-KTP hingga bulan ini mencapai sekitar 135 ribu warga.

Hal itu disebabkan jumlah pengiriman material E-KTP dari Pemerintah Pusat yang diterima Dispendukcapil kabupaten Malang setiap tahap hanya sekitar 40 ribu keping E-KTP. Kekurangan material E-KTP itu pun belum termasuk pemohon E-KTP warga yang baru memasuki usia 17 tahun yang per tahunya diperkirakan mencapai 20 ribu hingga 25 ribu orang.

"Untuk itulah, kami pun terus berharap agar Pemerintah Pusat menaikkan distribusi material cetak E-KTP lebih banyak setiap tahapnya," ujar Purnadi.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help