SuryaMalang/

KPK Geledah Balai Kota Malang

Penyidik KPK Obok-Obok Ketua RT di Kota Malang, Ternyata Ambil Dokumen dari Pejabat Pemkot Ini

Kata Dahat, ada sejumlah dokumen dibawa dari rumahnya. Dokumen itu merupakan dokumen yang berkaitan dengan pekerjaan.

Penyidik KPK Obok-Obok Ketua RT di Kota Malang, Ternyata Ambil Dokumen dari Pejabat Pemkot Ini
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Penyidik KPK saat keluar dari rumah Kabid Tata Ruang DPUPR Dahat Sih Bagyono, Sabtu (12/8/2017). 

SURYAMALANG.COM, SUKUN - Penyidik KPK ternyata masih "jalan-jalan" di Kota Malang. Sabtu (12/8/2017) siang penyidik bertandang ke rumah salah satu kepala bidang di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan (DPUPR) Kota Malang.

Enam orang penyidik mendatangi rumah Dahat Sih Bagyono, Kabid Tata Ruang DPUPR. Rumah itu berada di Perumahan Villa Bukit Tidar Blok E2 No 105 Kelurahan Karangbesuki Kecamatan Sukun. Jika di PU, Dahat sebagai Kabid maka di perumahannya dia adalah Ketua RT 008.

Menurut Dahat, ia dikabari penyidik ada di rumahnya sekitar pukul 09.30 Wib. "Saya tadi ada pertemuan wali mahasiswa di UIN. Terus dikabari ada KPK, akhirnya saya pulang," ujar Dahat.

Kata Dahat, ada sejumlah dokumen dibawa dari rumahnya. Dokumen itu merupakan dokumen yang berkaitan dengan pekerjaan. Namun ia tidak mengaku pekerjaan apa.

Ketika ditanya apakah berkaitan dengan pekerjaan jembatan Kedungkandang, Dahat meminta wartawan bertanya kepada penyidik KPK. "Silahkan bertanya kepada mereka. Pokoknya dokumen, ya sebagian dokumen pekerjaan," ujar Dahat.

Di tahun 2015, Dahat menjabat sebagai Kabid Penataan dan Pengawasan Bangunan. Dia juga pernah menjabat sebagai Kabid Bina Marga. Kedua jabatan ini diembannya saat Pekerjaan Umum masih bernama Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Pengawasan Bangunan (DPUPPB).

Akhir 2016, DPUPPB berubah nama menjadi DPUPR. Saat ini Dahat menjabat sebagai Kabid Tata Ruang.

Sebelumnya penyidik KPK sudah menggeledah Kantor DPUPR, Rabu (9/8/2017). Semua ruangan bidang di dinas itu digeledah penyidik yang mencari data. Salah satunya ruang Bidang Tata Ruang.

Penggeledahan di kantor itu berlangsung 12 jam. Ternyata saat ini penyidik merasa ada dokumen yang diperlukan dan itu berada di rumah Dahat.

Penyidik meninggalkan rumah Dahat sekitar pukul 12.11 Wib. Penyidik mengendarai dua mobil. Penyidik membawa satu koper.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help