SuryaMalang/

Travelling

Pendaki Nakal di Gunung Semeru Akan Dihukum Lakukan Ini . . . Juga Ada Hadiah untuk Pendaki Santun

Untuk menunjang kawasan TNBTS sebagai tujuan wisata internasional, Kenedie juga menjelaskan tentang Desa Edelweis yang saat ini sudah terdapat progres

Pendaki Nakal di Gunung Semeru Akan Dihukum Lakukan Ini . . . Juga Ada Hadiah untuk Pendaki Santun
SURYAMALANG.COM/Eko Darmoko
Seorang pendaki menunaikan Salat Dhuha di Puncak Gunung Semeu, Mahameru, di ketinggian 3676 mdpl. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, John Kenedie, meminta kepada para pendaki Gunung Semeru untuk menjaga kebersihan saat mendaki.

Pasalnya, pihak TNBTS tengah berupaya mewujudkan pengembangan destinasi wisata internasional di kawasan TNBTS.

Seperti di ketahui, selain Gunung Bromo, kawasan TNBTS yang selalu banyak dikunjungi turis adalah Gunung Semeru.

“Yang penting jaga Gunung Semeru dari bebas sampah. Kemudian konservasi tetap kami jaga. Mudah-mudahan pariwisata terus meningkat,” terang John Kenedie, Kamis (17/8/2017).

Apalagi saat Agustus seperti ini, jumlah wisatawan yang datang dan ingin mendaki ke Semeru semakin banyak.

Mengantisipasi hal itu, pihan TNBTS tetap memberikan kuota sebanyak 600 orang per hati untuk setiap pendaikan.

Masih oleh Kenedie, saat ini jumlah sampah di kawasan Semeru disebutnya tidak terlalu banyak.

Namun pihaknya tetap mengimbau agar kebersihan kawasan tetap dijaga. Pihak TNBTS juga akan memberikan sanksi sosial kepada mereka yang melanggar peraturan terkait kebersihan.

Peraturan yang diterapkan adalah jumlah sampah yang dibawa  pulang sama dengan jumlah sampah ketika dibawa masuk.

Jika jumlah sampah yang dibawa pulang lebih sedikit dibanding saat datang, maka orang tersebut akan dihukum berupa bersih-bersih Ranu Pane.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help