Arema FC Vs Persiba Balikpapan
Laga Arema FC Vs Persiba Ditonton Ribuan Orang, Gethuk Sebut Jutaan Aremania Dukung Singo Edan
Namun, tidak banyak Aremania yang hadir ke Stadion Kanjuruhan saat Singo Edan memenangkan pertandingan tersebut.
Penulis: Alfi Syahri Ramadan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Arema FC sukses mendulang poin penuh kala menjamu Persiba Balikpapan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (18/8/2017).
Namun, tidak banyak Aremania yang hadir ke Stadion Kanjuruhan saat Singo Edan memenangkan pertandingan tersebut.
Berdasar catatan Panpel, hanya sekitar 1.664 penonton yang hadir di Stadion Kanjuruhan.
( Baca: Usai Kalahkan Persiba di Malang, Posisi Arema FC Naik Dua Peringkat, Ini Klasemen Sementara Liga 1 )
( Baca: Inikah Alasan Sepinya Laga Arema FC Vs Persiba Balikpapan? Hanya Seribuan Aremania di Kanjuruhan )
( Baca: Tak Hanya Kualitas Permainan Arema FC, Ini Penyebab Lain Persiba Balikpapan Kalah di Malang )
Angka itu menjadi angka paling sedikit jumlah penonton yang hadir di stadion saat Arema FC main di kandang pada musim ini.
Biasanya meskipun sepi, jumlah penonton masih berkisar antara 7.000 sampai 8.000 orang.
Namun, pelatih Arema FC, Joko Susilo tetap memberi apresiasi kepada Aremania yang datang.
Meskipun tidak banyak, dukungan Aremania bisa menjadi motivasi untuk pemain.
( Baca: Pesta Gol di Kanjuruhan saat Sepi Penonton, Ini Fakta Menarik Seputar Arema Vs Persiba Balikpapan )
( Baca: Arema FC Kontra Persiba Balikpapan, Ini Aksi Gonzales Cetak Gol di Stadion Kanjuruhan Malang )
( Baca: Arema FC Lawan Persiba Balikpapan, Lihat Kondisi Stadion Kanjuruhan yang Tak Biasa Ini )
“Saya yakin Aremania melihat dari televisi, radio, atau bahkan dari media sosial. Mereka pasti memberi dukungan kepada kami. Mungkin jumlahnya bisa mencapai jutaan orang,” kata Joko Susilo usai pertandingan.
Sementara itu, pemain Arema FC, Dedik Setiawan menilai sepinya penonton di Stadion Kanjuruhan terkait perubahan kick off.
Awalnya Arema FC dijadwalkan menjamu Persiba pada malam hari.
Tetapi operator Liga 1 mengubah waktu kick off menjadi sore hari.
“Ini kan pertama kali kami bermain sore hari. Mungkin itu mempengaruhi kehadiran penonton,” kata Dedik.