Arema Malang

Stadion Kanjuruhan Sepi Ditinggal Aremania, Ini Curhatan Gelandang Arema FC Ahmad Bustomi

Cimot, sapaan karibnya, menuturkan kepada Aremania agar tetap mendukung tim kebanggaan arek-arek Malang bagaimanapun kondisinya.

Stadion Kanjuruhan Sepi Ditinggal Aremania, Ini Curhatan Gelandang Arema FC Ahmad Bustomi
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Ahmad Bustomi, gelandang Arema FC berebut bola dengan Yudi Khoiruddin, bek Persiba Balikpapan dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (18/8/2017). 

SURYAMALANG.COM - Gelandang energik Arema FC, Ahmad Bustomi, akan meninggalkan Arema FC pada akhir Bulan Agustus 2017 untuk mengambil lisensi kepelatihan C AFC.

Sebelum keberangkatannya, pemain kelahiran Jombang tersebut menitipkan pesan teruntuk suporter Singo Edan, Aremania.

Cimot, sapaan karibnya, menuturkan kepada Aremania agar tetap mendukung tim kebanggaan arek-arek Malang bagaimanapun kondisinya.

"Tidak hanya ketika menang saja ikut senang-senang, tapi di saat kami terpuruk seperti sekarang ini Aremania juga harus mau merasakan apa yang selama ini pemain rasakan," ujarnya.

Hal itu lantaran pada laga terakhir Arema kala menjamu Persiba di Stadion Kanjuruhan, jumlah Aremania yang hadir hanya 1.664 orang.

Meski menang dengan skor memuaskan, hal ini tentu menjadi pukulan tersendiri bagi Cimot dan pemain lainnya yang kala itu bertanding di markas sendiri.

Baginya, saat kondisi Singo Edan yang kini sedang tertatih-tatih di papan tengah klasemen sementara, Arema justru butuh dukungan penuh dari Aremania.

Pemain yang identik dengan nomor punggung 19 tersebut akan menjalani kursus kepelatihan di Sawangan, Depok, Jawa Barat, selama dua pekan.

Rencananya ia akan pergi bersama dua legenda Singo Edan lainnya, yakni Rudy Hariantoko dan Sunardi C.

Editor: eko darmoko
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved