SuryaMalang/

Kediri

VIDEO : Sapi Kurban Mengamuk di Mapolres Kediri, Masuk ke Tenda, Para Ibu Histeris

Sejumlah wanita terdengar berteriak histeris saat sapi jantan itu mengacak-acak barang yang ada di bawah tenda posko pembagian daging kurban.

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Suasana  tempat pemotongan hewan kurban di halaman Mapolres Kediri jadi hiruk pikuk, Jumat (1/9/2017).

Penyebabnya sudah bisa ditebak, karena ada seekor sapi kurban yang lepas dan mengamuk.

Hewan kurban bertubuh besar itu berlari kencang menerjang apa saja yang ada di depannya.

Sejumlah wanita terdengar berteriak histeris saat sapi jantan itu mengacak-acak barang yang ada di bawah tenda posko pembagian daging kurban.

Sontak, para wanita yang ada di tempat itu panik ketika sapi itu berlari menghampirinya. Mereka tampak berlari berupaya menghindar dari amukan sapi tersebut.

"Deg-degan bikin jantung copot," teriak seorang wanita berhijab itu.

Petugas panitia Idul Adha sempat kuwalahan menangkap sapi yang terlepas itu. Mereka berupaya mengejar dan menangkap sapi berkulit merah ini.

Pelarian sapi kurban itu baru berhenti setelah terpojok persis di samping lapangan tenis Polres Kediri.

Polisi dibantu warga yang merupakan tukang jagal berupaya menjinakkan sembari memasang tali pada leher dan hidung sapi.

Untungnya, insiden sapi kurban lepas itu tak sampai menimbulkan korban luka.

Petugas berhasil menjinakkan hewan kurban itu dan menyembelih sapi tersebut.

Kapolres Kediri, AKBP Sumaryono melalui Kasubbag Humas AKP Mukhlason mengatakan kejadian ini berawal ketika tali sapi yang akan di sembelih itu lepas dari tangan petugas jagal.

"Sapi itu langsung lari menuju posko pembagian daging dan mengacak-acak isi di dalam Posko", tutur AKP Mukhlason. 

Menurut Mukhlason, sapi yang lepas dan mengacak-acak posko itu ialah sapi milik Rayon I dan II Polsek Jajaran Polres Kediri.

Untuk diketahui Pada Hari Raya Idul Adha 2017 ini Polres Kediri melakukan penyembelihan sapi kurban sebanyak sembilan ekor dan lima ekor Kambing.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help