SuryaMalang/

Malang Raya

Dirjen Kemenhan Beri Wejangan Mahasiswa Baru UMM, Singgung Kasus Rohingya

Generasi muda khususnya yang berintelektual yaitu mahasiswa harus ditanamkan kesadaran bela negara karena mereka akan menjadi pemimpin bangsa.

Dirjen Kemenhan Beri Wejangan Mahasiswa Baru UMM, Singgung Kasus Rohingya
SURYAMALANG.COM/ Neneng Uswatun Hasanah
Dirjen Potensi Pertahanan (Pothan) Kementrian Pertahanan (Kemenhan) RI, Dr Drs Sutrimo MM MSi di pengenalan studi mahasiswa baru (Pesmaba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Senin (4/9/2017). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Kegiatan pengenalan studi mahasiswa baru (Pesmaba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dihadiri pula oleh Dirjen Potensi Pertahanan (Pothan) Kementrian Pertahanan (Kemenhan) RI, Dr Drs Sutrimo MM MSi, Senin (4/9/2017).

Ia mewakili Menteri Pertahanan RI yang dijadwalkan hadir namun mendadak mendapat tugas dari Presiden Joko Widodo.

Pada kesempatan itu, ia membacakan kuliah umum dari Menhan pada 7.609 mahasiswa baru UMM.

"Saya berharap mahasiswa baru UMM akan memiliki karakter anak bangsa, yaitu berkarakter, disiplin, taat hukum, dan tidak menggunakan narkoba dalam bentuk apapun," ujarnya pada awak media usai acara kuliah umum.

Nilai-nilai kesadaran bela negara harus dimiliki oleh mahasiswa dan masyarakat pada umumnya karena sebagai bagian dari mensyukuri nikmat Tuhan.

"Kita sudah diberi kehidupan di bumi Indonesia, haruslah membela negara, bangga menjadi bangsa Indonesia, mencintai tanah air, dan rela berkorban membangun bangsa," lanjut Sutrimo.

Ia melanjutkan, generasi muda khususnya yang berintelektual yaitu mahasiswa harus ditanamkan kesadaran bela negara karena sesaat lagi mereka akan menjadi pemimpin bangsa.

"Kita tidak tahu sebentar lagi bisa saja mereka menjadi gubernur atau walikota," katanya.

Jika generasi muda sudah memiliki kesadaran bela negara, maka mereka juga akan menghargai orang lain dan itu adalah hal yang penting.

"Karakter building itu awalnya dari keluarga, terutama ibu, lalu lingkungan, dan pendidikan, dan masyarakat. Seharusnya kita jangan sampai menjelek-jelekkan negara karena di sini lah kita hidup menjadi satu kesatuan," tutur dia.

Halaman
12
Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help