SuryaMalang/

Malang Raya

Gawat! Sering Tukar Sikat Gigi Rentan Terserang Penyakit Ini

Sebanyak 150 anak jalanan berisiko hepatitis menjalani skrining dengan pemeriksaan darah. Di antaranya adalah Amel.

Gawat! Sering Tukar Sikat Gigi Rentan Terserang Penyakit Ini
SURYAMALANG.COM/Neneng Uswatun Hasanah
Skrining dengan pengambilan sampel darah satu anak jalanan di Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT) Kota Malang, Minggu (10/9/2017). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia cabang Kota Malang dan Divisi Gastroenterohepatologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUB-RSSA menggelar skrining hepatitis dan penyuluhan kesehatan di Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT) Kota Malang, Minggu (10/9/2017).

Sebanyak 150 anak jalanan berisiko hepatitis menjalani skrining dengan pemeriksaan darah.

Di antaranya adalah Amel.

Gadis berusia 10 tahun itu terlihat tenang ketika menjalani pengambilan darah menggunakan jarum suntik.

Berbeda dengan beberapa bocah lain yang menangis ketika sampel darahnya diambil.

Kegiatan itu adalah agenda rutin sebagai acara peringatan Hari Hepatitis Dunia yang jatuh pada 28 Juli.

Ketua panitia acara skrining dan penyuluhan kesehatan, dr Syifa Mustika SpPD mengatakan seharusnya hepatitis B dan C dideteksi sejak dini karena tergolong penyakit yang tidak bergejala.

“Kami memilih anak jalanan pada tahun ini karena mereka termasuk komunitas yang berisiko hepatitis,” ujar Syifa kepada SURYAMALANG.COM.

Jika sudah terlihat gejala, maka penyakit hepatitis B dan C itu sudah terlambat dan hati sudah mengalami pengerutan atau sirosis.

“Penularan hepatitis B dan C bisa dari ibu hamil ke bayinya karena kontak darah dan cairan, hubungan seksual dengan penderita hepatitis, serta bergantian jarum suntik, dan hal sepele yaitu bertukar sikat gigi,” jelas dokter spesialis penyakit dalam itu.

Syifa berharap kegiatan ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit hepatitis yang sebenarnya bisa dicegah.

“Penularan penyakit hepatitis 1.000 kali lebih berisiko dibanding HIV. Maka harus menjaga kondisi dan melakukan pencegahan rutin,” tuturnya.

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help