SuryaMalang/

Malang Raya

Siswa SMKN 8 Kota Malang Raih Runner Up untuk Eco Tech yang Digelar American Corner UMM

"Ide awalnya dari Adiwiyata. Di sekolah ada divisi inovasi. Sekolah memberi tantangan berbasis lingkungan," jelas Achmad Arif kepada SURYAMALANG.COM

Siswa SMKN 8 Kota Malang Raih Runner Up untuk Eco Tech yang Digelar American Corner UMM
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Dua siswa SMKN 8 Kota Malang meraih peringkat 2 eco tech yang digelar oleh American Corner Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Senin (11/9/2017). 

SURYAMALANG.COM, BLIMBING - Siswa SMKN 8 Kota Malang kelas 12 Mekatronika, Elang Pangeran Kevin dan Achmad Arif Bryan, meraih peringkat 2 Eco Tech yang diselenggarakan American Corner (Amcor) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) akhir pekan lalu.

Alat ciptakaan mereka adalah automatic plant treatment system atau otomatisasi alat penyiram tanamam. Ide ini mereka kerjakan pada 2016 untuk menjawab tantangan sekolah buat inovasi sebagai sekolah Adiwiyata.

"Ide awalnya dari Adiwiyata. Di sekolah ada divisi inovasi. Sekolah memberi tantangan berbasis lingkungan," jelas Achmad Arif kepada SURYAMALANG.COM di sekolah, Senin (11/9/2017).

Modal untuk proyek ini berasal dari dana sekolah senilai Rp 1,8 juta.

Guru pembina, Bagus Prasetya menambahkan, ide awalnya energi untuk menggerakkan otomatisasi itu adalah solar cell. Agar jika ada pemadaman listrik tidak mengganggu filterisasi air kolam.

"Namun biayanya agak besar jika menggunakan solar cell. Sehingga menggunakan energi listrik," jelasnya.

Alatnya dipasang di dekat taman lobi sekolah. Mereka memanfaatkan air kolam ikan di tamam itu.

Alatnya memiliki tiga fungsi yaitu penyiraman, filterisasi dan pengisian air kolam.

Sedang untuk penyiraman ke tanaman, bisa disetting di alat itu. Sehingga menyala otomatis sesuai waktu dan kelembaban tanah. Untuk itu dipasang alat sensor sederhana di tanah tempat tanaman.

Dikatakan Elang, model seperti bisa diterapkan di taman-taman yang ada kolamnya. Sehingga bisa menyirami tanaman itu otomatis. Tentang kemenangan di Amcor UMM juga tidak diduga mereka. Karena para kompetitor judul-judulnya juga keren.

"Kami sempat mengira akan juara 3. Namun malah juara 2. Mungkin juri memiliki pertimbangan sendiri," kata Arif.

Namun di juklak penilaian antara lain disebutkan mengenai manfaat, nilai ekonomis dan ramah lingkungan.

Soal hadiah ke Amerika Serikat untuk lomba itu, mereka belum mengetahui detail.

Diharapkan Bagus, ada titik lain di sekolah yang akan menggunakan solar cell untuk alat itu. Sedang kendala pembuatan tidak ada karena para siswa sangat kompeten.

"Kendala hanya di waktu. Di mana saat jam produktif harus izin keluar sekolah untuk membeli peralatan," ujar guru itu.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help