SuryaMalang/

Malang Raya

FIK Universitas Negeri Malang juga Bantu Percepat Kelulusan Mahasiswa Senior, Ini Caranya

Mahasiswa yang sudah sampai batas maksimal masa studi, dibantu dengan mempersingkat masa pengambilan data.

FIK Universitas Negeri Malang juga Bantu Percepat Kelulusan Mahasiswa Senior, Ini Caranya
SURYAMALANG.COM/Neneng Uswatun Hasanah
Dekan FIK UM, Prof Dr Winarno MPd. 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Program 'bersih-bersih' mahasiswa 'senior' di kampus Universitas Negeri Malang nampaknya mulai diterapkan di hampir semua fakultas.

Selain fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) juga telah menawarkan program cepat lulusnya.

Selama ini dinilai standar pengambilan data untuk skripsi yang panjang, membuat beberapa mahasiswa  FIK Universitas Negeri Malang terlambat lulus.

Belum lagi beberapa mahasiswa yang memiliki latar belakang atlet atau keterampilan olahraga praktik, lebih sulit untuk diarahkan menulis skripsi.

"Memang proporsinya tidak terlalu banyak, namun memang ada yang terlambat hingga masa studi 7 tahun. Untuk itu, kami sudah memiliki beberapa solusi untuk masing-masing masalah mahasiswa," ujar Dekan FIK UM, Prof Dr Winarno MPd pada SURYAMALANG.COM, Selasa (12/9/2017).

Mahasiswa yang sudah sampai batas maksimal masa studi, dibantu dengan mempersingkat masa pengambilan data.

Standarnya, pengambilan data berkisar 8 minggu.

Namun FIK UM meringankan dengan waktu pengambilan data hanya 1-2 minggu untuk mahasiswa yang terlambat lulus.

"Malah ada yang menggunakan data yang sudah ada dan mereka tinggal melakukan analisis data untuk mempercepat kelulusan," ungkapnya.

Sedangkan untuk mencegah mahasiswa yang berlatar belakang atlet atau keterampilan olahraga terlambat lulus, FIK UM sedang membangun habit menulis.

"Jika yang sudah merupakan atlet nasional, kami arahkan untuk menulis analisa dari yang ia alami sendiri sebagai atlet. Tapi memang butuh waktu," tutur Winarno.

Selain itu, FIK juga membuat bimbingan skripsi kelompok.

Sehingga, mahasiswa tidak hanya melakukan bimbingan dengan dosen namun juga saling membantu sesama mahasiswa.

"Keuntungan dari bimbingan kelompok sangat banyak. Mahasiswa jadi bisa mendeteksi kesalahan penulisan skripsi teman lain.

Sangat efisien untuk menurunkan prosentase mahasiswa terlambat lulus," ucapnya. 

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help