SuryaMalang/

Piala AFF 2017

Pelatih Arema FC Joko Susilo Ikut Berkomentar Soal Peluang Timnas U-19, Begini Katanya . . .

Pelatih yang akrab disapa Gethuk itu juga berharap para pemain Timnas U-19 tidak terlalu percaya diri meskipun lawan mereka di laga terakhir

Pelatih Arema FC Joko Susilo Ikut Berkomentar Soal Peluang Timnas U-19, Begini Katanya . . .
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Joko Susilo, pelatih Arema FC 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Langkah Timnas Indonesia U-19 untuk bisa lolos ke babak semifinal Piala AFF U-18 di Myanmar menemui jalan terjal.

Apalagi usai kekalahan telak 0-3 dari Vietnam. Tim Garuda Nusantara harus berjuang hingga laga terakhir untuk memastikan langkah kelolosan saat berjumpa Brunei Darussalam, Rabu (13/9/2017).

Secara kualitas tentu Timnas U-19 lebih diunggulkan untuk bisa meraih kemenangan pada laga nanti.

Apalagi performa Brunei Darussalam tak terlalu baik meskipun sempat mencuri kemenangan atas Filipina. Namun, usai kemenangan itu Brunei Darussalam langsung jadi bulan-bulanan Vietnam.

Kendati demikian, bukan berarti Indonesia akan dengan mudah menaklukkan Brunei.

Pelatih Arema FC, Joko Susilo menilai Indonesia sangat berpeluang besar meraih kemenangan lawan Brunei. Namun ada satu hal yang mesti diperhatikan saat menghadapi negara yang berada di pulau Kalimantan itu.

"Timnas U-19 paling tidak harus belajar dari Timnas U-22 yang sedikit mengalami kesulitan saat menghadapi Kamboja di SEA Games lalu.

"Saat itu timnas U-22 sangat dominan atas Kamboja namun hanya mampu menciptakan dua gol saja karena bermain kurang sabar. Jadi, menghadapi Brunei, Timnas U-19 harus bisa tampil tenang," bebernya Selasa (12/9/2017).

Pelatih asal Cepu itu menilai kekalahan lawan Vietnam memang sangat menyesakkan. Tetapi paling tidak hal itu bisa menjadi pembelajaran bagi tim Garuda Nusantara. Sehingga mereka bisa lebih maksimal pada laga-laga selanjutnya.

Pelatih yang akrab disapa Gethuk itu juga berharap para pemain Timnas U-19 tidak terlalu percaya diri meskipun lawan mereka di laga terakhir hanya Brunei Darussalam.

Pasalnya, jika Indonesia terlalu percaya diri justru malah akan membuat pemain cepat frustasi jika mengalami kegagalan dalam mencetak gol.

"Meskipun harus mencetak banyak gol lawan Brunei Darussalam bukan berarti harus main terburu-buru. Indonesia harus bisa bermain sabar dan tetap waspada. Sebab, Brunei bisa saja membuat kejutan jika Indonesia terlalu percaya diri," imbuhnya.

Di sisi lain, Gethuk optimis Timnas U-19 mampu untuk terus melangkah di kompetisi Piala AFF U-18 kali ini. Sebab, secara materi pemain timnas Garuda Nusantara tersebut memiliki banyak pemain-pemain yang berkualitas.

"Tetapi sekali lagi untuk bisa memenangkan pertandingan lawan Brunei, Indonesia harus bermain sabar dan jangan terpancing emosi yang tidak perlu.

"Sebab, jika Indonesia mudah terpancing emosi maka akan menyulitkan diri sendiri. Secara keseluruhan saya sangat optimis Indonesia bisa meneruskan langkahnya di Piala AFF U-18 ini," pungkasnya.

Penulis: Alfi Syahri Ramadan
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help