SuryaMalang/

Surabaya

Di Surabaya, Gadis-Gadis di Bawah Umur Diobral via WhatsApp, Profil Mucikari Sungguh Mengejutkan

Dua wanita tersebut merupakan mucikari yang memperdagangkan orang melalui medsos, WhatsApp Mesenger dan Line.

Di Surabaya, Gadis-Gadis di Bawah Umur Diobral via WhatsApp, Profil Mucikari Sungguh Mengejutkan
IST
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Unit I Renakta Subdit IV Ditreskrimum Polda Jatim membongkar praktik pr0stitusi online.

Praktik trafficking (perdagangan orang) melalui media sosial (medsos) ini dikendalikan dua orang wanita, yakni Ayu Sriwulan (19) warga Kapas Madya Baru, Surabaya dan Putri Febria Anita (23) warga Jojoran Surabaya

Dua wanita tersebut merupakan mucikari yang memperdagangkan orang melalui medsos, WhatsApp Mesenger dan Line.

Satu dari dua mucikari itu, merupakan oknum mahasiswi salah satu perguruan tinggi (PT) di Surabaya, yakni Ayu Sriwulan.

Tersangka Ayu dan Putri memperdagangkan korban yang masih di bawah umur.

Ada tiga korban yang diperdagangkan oleh tersangka, yakni EL (17), EF (14), dan SI (16) dari Surabaya.

Tersangka menawarkan korban melalui WhatsApp dan Line dengan cara mengirim foto korban.

Kanit 1 PPA Subdit 1 Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, Kompol Yasinta Mau menjelaskan, praktik pr0stitusi online melalui medsos ini sudah berjalan sejak tigga bulan lalu, sebelum akhirnya diungkap.

"Pada hari Rabu (30/8/2017) di Hotel Istana Permata Surabaya, tersangka berinisial PFA (Putri Febria Anita) melakukan tindak pidana s3ksual anak dengan maksud mengambil keuntungan diri sendiri.

"Tersangka memperdagangkan korban melalui media sosial Line dan WhatsApp," kata Yasinta di Mapolda Jatim, Rabu (13/9/2017).

Halaman
12
Penulis: fatkhulalami
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help