SuryaMalang/

Jendela Dunia

Inilah Fakta Presiden Wanita Pertama Singapura, Kehidupan Masa Lalunya Sangat Tak Disangka

Inilah presiden perempuan pertama di Singapura. Dia juga menjadi presiden pertama di Singapura yang beragama Islam.

Inilah Fakta Presiden Wanita Pertama Singapura, Kehidupan Masa Lalunya Sangat Tak Disangka
Kompas.com
Halimah Yacob 

SURYAMALANG.COM, SINGAPURA - Singapura melantik presiden barunya pada Rabu (13/9/2017).

Presiden baru ini menggantikan presiden sebelumnya, Tony Tan Keng Yam.

Publik sedang membicarakan presiden Singapura terpilih yang dikenal dengan nama Halimah Yacob ini.

Selain menjadi presiden perempuan pertama di Singapura, Halimah juga seorang presiden pertama yang beragama Islam di negaranya.

Ini juga menjadi bukti bahwa isu tentang Islam sebagai agama teroris di negara pemilik Merlion ini tidak benar.

Sebelum pelantikan, perempuan berdarah Melayu ini mengunggah secarik surat untuk warga Singapura.

Surat tulisan tangan itu ditulis sendiri menggunakan tinta warna hitam, kemudian diunggah di media sosial.

halimahyacob
instagram.com/halimahyacob

Foto tersebut diunggah dengan caption “Dear Singaporeans, I will be submitting my Nomination Form tomorrow. I will also be making a pledge to all of you from the Nomination Centre. Here is a letter to each and every single one of you. Thank you for reading, thank you for your support, and I look forward to seeing all of you. #DoGoodDoTogether #halimahyacob #nominationday #lettertosingapore #singapore #igsg #.”
Dalam surat Halimah untuk warga singapore ini terselip kalimat “Doing Good, Doing Together”, yang mengajak masyarakat Singapore untuk membangun negara mereka.

Dilansir dari Kompas.com, Rabu (13/9/2017) sebelum menjadi presiden, Halimah sempat menjabat sebagai Ketua DPD mulai tahun 2013.

Dirinya juga dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan tinggal di sebuah rumah susun.

Pribadinya yang sederhana itu sepertinya tumbuh karena kehidupan di masa kecilnya yang sering membantu sang ibu berjualan Nasi Padang.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help