SuryaMalang/

Malang Raya

Kabar Baik, Lembaga Sensor Film Kini Sudah Ada di Surabaya, Biaya Sensor Cuma Rp 1000

Dodi Budiatman, Wakil Ketua LSF RI menyatakan LSF ada di Jatim karena produksi film di provinsi paling Timur di pulau Jawa ini cukup banyak.

Kabar Baik, Lembaga Sensor Film Kini Sudah Ada di Surabaya, Biaya Sensor Cuma Rp 1000
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Wakil Ketua Lembaga Sensor Film ( LSF) RI, Dodi Budiatman saat membuka acara di Hotel Aria Gajayana Kota Malang, Rabu (13/9/2017). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - LSF ( Lembaga Sensor Film) kini memiliki perwakilan di Surabaya, Jawa Timur.

LSF perwakilan di Jawa Timur ini ternyata sudah beroperasi sejak Mei 2017.

Tujuan menempatkan LSF di daerah ini tentunya untuk memeudahkan para produser dan kreator film , karena tidak perlu lagi harus ke Jakarta. 

Dodi Budiatman, Wakil Ketua LSF RI menyatakan LSF ada di Jatim karena produksi film di provinsi paling Timur di pulau Jawa ini cukup banyak.

"Petugas sensor filmnya orang Jawa Timur semua. Jadi akan sangat paham adat istiadat masyarakat Jatim," jelas Dodi saat membuka kegiatan " Melindungi Masyarakat Dari Pengaruh Negatif Film Melalui Sensor Mandiri di Hotel Aria Gajayana Kota Malang, Rabu (13/9/2017).

Program ini sekaligus untuk mensosialisasikan keberadaan LSF Jatim ke media, rumah produksi, Parfi dll yang ada di Malang Raya, Blitar dan Pasuruan.

Sosialisasi secara bertahap juga akan dilakukan ke daerah-daerahnya di Jawa Timur yang lain.

M Nasir, tenaga sensor Film LSF Jatim, menyatakan, pihaknya sudah melayani banyak sensor produksi sejak pertama kali LSF Jatim dibuka.

"Lebih dari 100. Kebanyakan produksi VCD seperti lagu dan dakwah, video budaya yang menampilkan tradisi seperti bantengan, video lagu dangdut dll," jelas Nasir di sela acara.

Yang disensor tak hanya gambar, teks juga dialog.

Ketika ada yang disensor, tidak lagi dipotong. Namun dikembalikan ke kreatornya untuk diperbaiki atau disempurnakan.

Sedang biaya penyensoran Rp 1000 per menit. Sehingga biayanya sangat murah.

Rossa Romlah, Ketua DPC Parfi Kota Malang mengapresiasi adanya LSF di Jatim.

"Makin dekat karena ada di Surabaya," kata dia.

Tontonan yang sudah disensor LSF akan mendapat surat tanda lulus sensor.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help