SuryaMalang/
Home »

Batu

Malang Raya

Program Smart City di Kota Batu Kok Belum Kelar-Kelar Ya, Duh Emang Ada Apaan Sih?

Hal ini dikarenakan masih penyempurnaan sistem aplikasi, di antaranya menyempurnakan titik koordinat dan melengkapi berkas pertanian

Program Smart City di Kota Batu Kok Belum Kelar-Kelar Ya, Duh Emang Ada Apaan Sih?
SURYAMALANG.COM/Achmad Amru Muiz
Balai Kota Among Tani Kota Batu 

SURYAMALANG.COM, BATU - Pemerintah Kota Batu tak ingin program Smart City berkesan main-main.

Saat ini program Smart City masih dalam proses penyempurnaan sistem.

Kabid Jaringan Infrastruktur Diskominfo, Adiek Iman Santoso, mengatakan meskipun aplikasi Smart City ini sudah jadi, tetapi hanya bisa digunakan untuk pihak internal saja.

Hal ini dikarenakan masih penyempurnaan sistem aplikasi, di antaranya menyempurnakan titik koordinat dan melengkapi berkas pertanian.

"Titik koordinat ini sangat penting. Karena yang akan menunjukkan titik-titik yang berkaitan dengan aplikasi Smart City," kata Adiek saat ditemui SURYAMALANG.COM, Kamis (14/9/2017).

Ia menjelaskan, fungsi titik koordinat ini sama persis dengan Global Positioning System (GPS). Jadi nanti ketika ingin mengetahui titik sampah, titik lahan pertanian, titik rambu, akan mudah diketahui.

"Kalau sudah sempurna, warga bisa memberitahukan jika ada sampah menumpuk. Sekaligus memasukkan titik koordinat di mana lokasi itu," paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Sugeng Pramono menambahkan pihaknya sudah memberikan data lahan pertanian yang ada di Kota Batu. Namun, dikataknnya, pendamping petani juga harus survei ke lapangan.

"Data sudah ada, Mbak. Tetep harus survei. Karena tidak menutup kemungkinan kalau data itu berubah," kata Sugeng.

Survei lapangan ini juga berguna untuk melihat bagaimana kondisi pertanian di Kota Batu.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help