SuryaMalang/

Jendela Dunia

Salah Sasaran, Mahasiswi Ini Tawarkan Layanan 'Plus-Plus' kepada Polisi, Akibatnya Pun Fatal

Hakim juga menjatuhi denda Rp 1,6 juta atau penjara satu bulan, untuk penyalahgunaan izin sebagai pelajar yang dilakukan perempuan 27 tahun ini

Salah Sasaran, Mahasiswi Ini Tawarkan Layanan 'Plus-Plus' kepada Polisi, Akibatnya Pun Fatal
IST
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM - Wanita Nigeria didenda Rp 6,3 juta oleh hakim di Pengadilan Kuala Lumpur, Malaysia, karena menawarkan layanan s3ks kepada seorang polisi. 

Dugaan praktik prostitusi yang dilakukan wanita itu sekaligus merupakan penyalahgunaan izin tinggal sebagai mahasiswi di Negeri Jiran.

Hakim Mahyudin Mohmad Som menjatuhkan denda sebesar Rp 4,7 juta kepada perepuan bernama Aitimon Ruth Efe, atau kurungan dua bulan karena tuduhan pelacuran.

(BACA JUGA : Di Surabaya, Gadis-Gadis di Bawah Umur Diobral via WhatsApp, Profil Mucikari Sungguh Mengejutkan)

Dia terbukti menawarkan layanan seks kepada polisi bernama Mohamad Musa Mohamad Kadam, dengan tarif Rp 600 ribu.

Selanjutnya, Hakim Mahyudin juga menjatuhi denda Rp 1,6 juta atau penjara satu bulan, untuk penyalahgunaan izin sebagai pelajar yang dilakukan perempuan 27 tahun itu.

Laman The Star, Rabu (13/9/2017) memberitakan pelanggaran dilakukan di trotoar di Jalan Berangan, Bukit Bintang pada pukul 5.30 pagi pada tanggal 6 September lalu.

Atas semua denda yang dijatuhkan hakim, perempuan itu pun memilih untuk membayar seluruh denda. 

(BACA JUGA : Medsos Bikin Jual-Beli Cewek untuk Ditiduri Makin Mudah, Baca Fakta Mengejutkan di Mojokerto Ini)

Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help