SuryaMalang/
Home »

Batu

KPK Tangkap Wali Kota Batu

Wali Kota Batu Kena OTT - Telusuri Korupsi Proyek Pemerintah, KPK Temukan Pola Fee 10 Persen

Tiga tersangka itu adalah Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Pemkot Batu, Edi Setyawan, dan pengusaha bernama Filipus.

Wali Kota Batu Kena OTT - Telusuri Korupsi Proyek Pemerintah, KPK Temukan Pola Fee 10 Persen
KOMPAS.com/ROBERTUS BELARMINUS
KPK menetapkan tiga orang tersangka Pasca operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, Sabtu (17/9/2017). 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode Muhammad Syarif menyatakan permintaan fee hampir 10 persen seakan menjadi norma umum pada proyek pemerintah.

Ini menjadi pesan khusus yang ingin disampaikan KPK dari terungkapnya serentetan kasus operasi yang didahului operasi tangkap tangan dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir.

“Mayoritas memotong uang dari proyek itu hampir 10 persen.”

“Jadi 10 persen ini kelihatannya menjadi norma umum dari setiap anggaran pemerintah,” kata Syarif saat jumpa pers dalam dugaan suap Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko di gedung KPK Kuningan, Jakarta, Minggu (17/9/2017).

Syarif menyatakan, hal itu sama juga terjadi pada kasus suap Eddy Rumpoko.

Eddy yang tersandung kasus suap proyek belanja modal dan mesin pengadaan meubelair di Pemkot Batu tahun 2017 dengan nilai proyek Rp 5,26 miliar itu minta jatah sekitar 10 persen dari nilai proyek.

Jadi Eddy menerima jatah sekitar Rp 500 juta.

“Jadi bisa dibayangkan bagaimana kualitas bangunan atau pengadaan barang dan jasa yang dipakai,” ujar Syarif.

Akibat ada suap di dalam proyek pemerintahan, yang dirugikan adalah masyarakat umum.

“Jangan dilihat jumlah uang transaksinya, tapi bagaimana yang didapat proyek yang besar itu agar sesuai yang direncakan oleh pemerintah.”

Halaman
12
Editor: Zainuddin
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help