SuryaMalang/

Malang Raya

Kapolres Malang Kota Buka-Bukaan Kasus Terkait Media Sosial, Ternyata Banyak Juga Laporan dan Korban

Sepanang tahun 2016 laporan kasus pencemaran nama baik di medsos ada lima. Yang diselesaikan ada dua.

Kapolres Malang Kota Buka-Bukaan Kasus Terkait Media Sosial, Ternyata Banyak Juga Laporan dan Korban
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Kapolres Malang Kota AKBP Dr Hoiruddin Hasibuan memberikan tanda tangan di diskusi publik bijak bermedia sosial di Hotel Aria Gajayana Malang, Selasa (19/9/2017). Di sebelahnya adalah M Nur Hakim dari MUI Kota Malang 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Diskusi publik "Bijak Bermedia Sosial" di Hotel Aria Gajayana, Selasa (19/9/2017). menjadi sarana ajakan agar mengisi konten di media sosial secara positif.

Harapannya tentunya pengguna media sosial tidak mudah membagi info-info hoax yang belum jelas kebenarannya.

Dalam diskusi ini Kapolres Malang Kota, AKBP Dr Hoiruddin Hasibuan membuka data yang cukup mengejutkan.

Ia menyatakan, Kota Malang sebagai kota pendidikan dan wisata,juga terdampak penyalahgunaan media sosial.

Dampak dari medsos juga dirasakan polisi dari banyaknya laporan-laporan.

"Penipuan-penipuan online menjadi tantangan polisi. Memang sulit, namun ada juga yang tertangkap," kata dia di diskusi itu.

Namun diakui, dari sekian banyak laporan, yang baru diungkap masih sedikit.

Dari data yang dipaparkan kapolresta, pada 2016 ada 35 pelaporan penipuan online.

Namun yang diungkap baru enam.

Sedang pencemaran nama baik di medsos ada lima. Yang diselesaikan ada dua.

Halaman
123
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help