SuryaMalang/

Malang Raya

Asosiasi Dosen Indonesia Punya Banyak Program Tingkatkan Kualitas Dosen, Ada Program Beasiswa

ADI Jatim akan menambah anggota dan memperluas jangkauan cabang di seluruh wilayah Jatim. Tiap cabangnya memiliki sedikitnya 150 anggota.

Asosiasi Dosen Indonesia Punya Banyak Program Tingkatkan Kualitas Dosen, Ada Program Beasiswa
SURYAMALANG.COM/Neneng Uswatun Hasanah
Ketua terpilih ADI Jatim, Prof Dr H Darsono Wisadirana MS dalam seminar nasional ADI di Aula Pertamina Politeknik Negeri Malang, Senin (25/9/2017). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Seminar nasional yang diselenggarakan oleh Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) di Aula Pertamina Politeknik Negeri Malang, Senin (25/9/2017) juga melantik pengurus wilayah ADI Jatim periode 2017-2021.

Ketua terpilih, Prof Dr H Darsono Wisadirana MS mengatakan program ADI Jatim pada periode 5 tahun pertama yang lalu belum semuanya terlaksana dengan baik.

"Yang jelas di periode kedua ini fokusnya adalah untuk meningkatkan kualitas dosen anggota ADI Jatim. Karena selama ini kami lebih fokus pada kuantitas, sekarang sudah saatnya memikirkan kualitas," jelasnya pada SURYAMALANG.COM.

ADI Jatim akan menambah anggota dan memperluas jangkauan cabang di seluruh wilayah Jatim.

Tiap cabangnya memiliki sedikitnya 150 anggota.

"Saat ini sudah ada 12 cabang di Jatim. Ada yang terdiri atas satu kota, atau gabungan beberapa kota seperti cabang Malang Raya," kata dosen FISIP UB itu.

Program-program ADI ke depan akan fokus pada meningkatkan kualitas dosen anggota ADI dengan pelatihan profesional mengenai masalah utama para dosen di Jatim.

"Semuanya nanti akan digunakan untuk mendukung percepatan guru besar.Jatim memang agak tersendat dalam hal menghasilkan guru besar. Padahal targetnya setiap perguruan tinggi memiliki guru besar sejumlah 10 persen dari total dosen," terang Darsono.

Jika dosennya berkualitas, tentu mahasiswa juga akan lebih berkualitas.

ADI pusat juga berusaha menyelesaikan masalah besar dosen yang masih banyak bergelar sarjana.

ADI memfasilitasi dosen untuk mendapatkan beasiswa S2, sehingga tidak bertentangan dengan UU tentang dosen yang mewajibkan dosen adalah lulusan S2.

"Selain itu keanggotaan ADI juga akan mempermudah dosen naik pangkat karena ketentuan dari pemerintah agar setiap dosen tergabung dalam organisasi profesi. Tergabungnya mereka dalam organisasi profesi akan mendapat grade poin untuk kenaikan pangkat," tutupnya. 

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help