SuryaMalang/

Liga Indonesia

Laga Persebaya Surabaya Vs Kalteng Tegang, Wasit Dilaporkan ke Operator Liga 2

"Kami akan memakai jalur resmi. Kami punya bukti dan video. Banyak permainan kasar yang tidak dinyatakan sebagai pelanggaran,”

Laga Persebaya Surabaya Vs Kalteng Tegang, Wasit Dilaporkan ke Operator Liga 2
SURYAMALANG.COM/Erfan
Pemain Persebaya Surabaya merayakan selebrasi usai membobol gawang PSBI Blitar di Stadion GBT Surabaya, Rabu (2/8/2017). 

SURYAMALANG.COM - Suasana panas dan penuh insiden terjadi di laga tandang Persebaya Surabaya ke kandang Kalteng Putra, Selasa (26/9/2017).

Wasit dinilai berperan memunculkan insiden-insiden baik di dalam maupun di luar lapangan karena keputusan- keputusan yang dinilai ganjil.

Wasit bernama Very Permana yang memimpin laga Kalteng Putra melawan Persebaya dinilai berulang kali membuat keputusan-keputusan yang sangat merugikan Persebaya.

Manajemen Persebaya menilai wasit asal Garut ini mudah meniup peluit tanda pelanggaran saat para pemain Kalteng Putra terjatuh.

Sebaliknya, sulit sekali wasit ini meniup peluit saat pemain Persebaya dilanggar.

Puncaknya, ketika wasit memberi dua kali tendangan bebas berbahaya di depan kotak penalti Persebaya saat tambahan waktu lima menit.

Menurut pihak Persebaya, keputusan itu berlebihan karena tak ada pelanggaran.

Hal itu disampaikan oleh Manajer Persebaya, Chairul Basamalah.

“Banyak sekali. Banyak sekali keputusan wasit yang merugikan tim. Kami tidak protes bukan karena kami tidak menang. Kami akan memakai jalur resmi. Kami punya bukti dan video. Banyak permainan kasar yang tidak dinyatakan sebagai pelanggaran,” ujar Chairul Basalamah.

Chairul mengatakan, timnya akan melaporkan wasit Very ke PT LIB.

“Besok. Kita akan melaporkan wasit ke operator kompetisi,” ujar Chairul, seperti dikutip dari emosijiwaku.com.

“Sayang. Kami melihat tim menghalalkan segala cara. Sayang sepak bola Indonesia akan begini, akan begitu. Kenapa? Karena pemain akan terbiasa dibantu. Ketika bermain ke luar, mentalnya akan berat,” kata Chairul mengakhiri

Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help